Paulo Dybala hampir meninggalkan Juventus pada musim panas tahun lalu dan bahkan sempat merekam video perpisahan untuk suporter klub.
Namun, bintang asal Argentina itu, pada akhirnya menolak kesempatan bergabung dengan Manchester United atau Tottenham Hotspur, lebih memilih untuk terus membuktikan kualitasnya ke Juventus.
Keputusan yang berbuah manis selama 12 bulan terakhir, dengan penampilannya yang luar biasa membuat namanya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A musim 2019/20.
Selain itu, tersingkirnya Juventus dari babak 16 besar Liga Champions oleh Lyon tak lepas dari fakta bahwa Dybala tidak dalam kondisi fit untuk bermain sebagai starter dalam duel leg kedua di Turin, dan kemudian dipaksa keluar hanya 13 menit setelah dimasukkan sebagai pengganti di babak kedua.
Sang penyerang meninggalkan lapangan sambil menangis, dan kesedihannya semakin mendalam saat duduk tak berdaya di pinggir lapangan sembari menyaksikan timnya tersisih gara-gara gol tandang tim yang hanya menduduki peringkat ketujuh Ligue 1.
Dybala, bagaimana pun, bisa merasa semakin sedih sekarang, karena begitu banyaknya rumor yang menyebutkan Juventus kembali bersedia menjualnya pada musim panas ini.
Banyak perubahan dilakukan Juventus sejak tersingkir dari Liga Champions 11 hari lalu.
Memang, tak sampai 24 jam setelah eliminasi mereka, Maurizio Sarri dipecat sebagai pelatih dan secara sensasional digantikan oleh pelatih pemula, Andrea Pirlo.
Beberapa hari kemudian, nama Dybala dilaporkan tersedia di bursa transfer dan bahkan ada klaim lain yang menyebutkan Cristiano Ronaldo juga bisa saja hengkang.
Getty/GoalSituasi di Turin sejauh ini masih penuh ketidakpastian, yang memanglah tidak mengejutkan.
Pirlo bahkan belum pernah sekali pun mendampingi Juventus U-23 dalam sebuah pertandingan sebelum langsung dipromosikan ke tim utama, jadi sulit untuk memprediksi bagaimana skema permainan yang diinginkannya dan siapa saja pemain yang akan dipertahankan atau dilepasnya.
Hanya saja, segalanya menjadi sedikit lebih jelas setelah adanya pertemuan pertama Pirlo dengan dua petinggi klub, Fabio Paratici dan Federico Cherubini pada Kamis (13/8) lalu.
Dengan Blaise Matuidi yang telah dilepas ke Inter Miami setelah sepakat melakukan pemutusan kontrak setahun lebih awal, Gonzalo Higuain dan Sami Khedira sekarang bakal mengikuti jejak yang sama.
Higuain dan Khedira memang jarang dimainkan selama 12 bulan terakhir, namun gaji keduanya begitu besar dan bisa membebani finansial klub.
Bahkan Higuain memulai musim sebagai pemain keempat dengan gaji termahal di Serie A yakni senilai €7,5 juta per tahun, sementara Khedira menerima €6 juta per tahun.
Melepas keduanya bisa memberikan ruang bagi klub untuk memutar finansial mereka, meredakan kekhawatiran akan adanya krisis keuangan yang disebabkan oleh pandemi virus corona, dengan Bianconeri menatap defisit €70 juta pada kampanye 2019/20, setelah mencatat kerugian €40 juta tahun lalu.
Tersingkir sebelum babak perempat-final Liga Champions jelas merupakan pukulan bagi finansial mereka, yang selanjutnya diperburuk dengan keputusan memecat Sarri, yang membuat klub menelan biaya sekitar €20 juta sebagai kompensasi sisa dua tahun kontraknya.
Semua hal di atas membantu penjelasan mengapa presiden Andrea Agnelli mengambil opsi murah ketika harus menunjuk pelatih baru.
Itu juga menambah bobot pada klaim bahwa Juve bersedia melepas Ronaldo, yang membebani klub sekitar €87 juta setahun antara gaji kotor (€58 juta) dan pembayaran biaya transfernya yang diamortisasi (€29 juta).
Namun, Dybala yang berisiko untuk dijual, bukan Ronaldo.
GoalMungkin tampak aneh dari perspektif olahraga, mengingat Dybala, pada usia 26 tahun, sembilan tahun lebih muda dari Ronaldo dan merupakan pemain terbaik Juventus musim lalu.
Agen Dybala juga dengan susah payah membuktikan bahwa kliennya merasa bahagia di Turin dan tetap ingin mendapatkan kontrak baru.
Dan memang benar bahwa klub pertama kali membuka pembicaraan mengenai pembaruan kontrak beberapa bulan lalu, karena Dybala dianggap sebagai bintang untuk memelopori era baru Juventus.
Seperti halnya sepakbola modern, transfer sekarang lebih tentang menyeimbangkan neraca finansial klub ketimbang memperkuat skuad, dan Dybala adalah opsi yang lebih menarik bagi para klub yang berminan. Lagi pula, ada berapa banyak klub yang sanggup membayar gaji bersih Ronaldo sebesar €31 juta per tahun?
Kemudian, ada fakta bahwa Dybala menuntut kenaikan gaji menjadi €20 juta per tahun; Juve menawarkan kurang dari separuh angka tersebut. Maka dari itu, tak heran jika mereka bersedia untuk menjual sang pemain No.10.
Juventus jelas tidak mau membiarkan Dybala pergi dengan harga murah, namun yang pasti mereka tanpa ragu akan menerima tawaran sekitar €100 juta untuknya.
Bianconeri juga tergoda dengan opsi tawaran pertukaran pemain plus dana tunai dari Real Madrid, yang jika memang benar akan melibatkan Isco, gelandang serang yang memang menjadi kesukaan Pirlo.
Getty/GoalMasih belum diketahui apa yang hendak dilakukan Pirlo dengan semua uang yang akan dimilikinya untuk berbelanja pemain.
Yang pasti, ia sangat menyadari bahwa kekurangan Juventus ada pada lini tengah. Namun Goal memahami bahwa Juventus mengurungkan upaya untuk membajak transfer Sandro Tonali dari Inter Milan, jadi kedatangan Arthur bisa langsung menempatkannya sebagai pengatur serangan tim yang baru, meski pun lebih terbiasa bermain di sektor gelandang sebelah kiri.
Masa depan Aaron Ramsey masih belum diputuskan, tapi Federico Bernardeschi dan Douglas Costa sama-sama tersedia untuk dijual, terlebih dengan adanya kedatangan Dejan Kulusevski yang direkrut untuk menampah kecepatan dan penetrasi serangan.
Di belakang, Daniele Rugani dan Mattia De Sciglio bakal dilepas, terlepas dari formasi apa yang nantinya akan diterapkan oleh Pirlo.
Mantan gelandang elegan Italia itu secara terbuka pernah menyatakan kegemaraannya terhadap formasi 4-3-3, meski tidak menutup kemungkinan untuk melakukan eksperimen menggunakan skema tiga bek, yang menuai banyak kesuksesan semasa dirinya menjadi pemain Bianconeri.
Jika demikian, maka bek sayap Atalanta, Robin Gosens menjadi incaran potensial dan bahkan ada pembicaraan mengenai dua bek sayap, Alex Sandro atau Danilo akan diubah menjadi bek tengah sisi luar seperti yang diterapkan Pep Guardiola di Manchester City.
Prioritas mutlak saat ini adalah mendatangkan penyerang tengah baru dan Arkadiusz Milik, Alexandre Lacazette dan Raul Jimenez semuanya sedang dipertimbangkan.
GoalPada akhirnya, semua bergantung pada uang. Milik, bagaimana pun, akan tersedia dengan status bebas transfer ketika kontraknya di Napoli berakhir pada musim panas tahun depan sehingga membelinya dengan harga mahal saat ini mungkin tidak tepat, sementara Wolverhampton Wanderers juga membandrol Jimenez dengan harga mahal.
Lacazette bisa menjadi pilihan yang paling masuk akal, mengingat mungkin Arsenal akan tergoda dengan tawaran pertukaran pemain plus dana tunai melibatkan pemain seperti Costa, yang memang telah diminati banyak klub-klub Liga Primer Inggris di masa lalu.
Lebih lanjut, Juve juga dituntut untuk melakukan peremajaan skuad, dengan mereka kini memiliki banyak materi pemain yang sudah berusia lanjut dan melewati masa keemasan.
Maka jelas, masa depan Dybala akan dipengaruhi oleh pengeluaran klub.
Banyak yang mengira nama-nama tua seperti Matuidi, Higuain dan Khedira menjadi korban perombakan skuad Juventus, tapi sedikit yang mengira bahwa para bintang mereka termasuk Dybala juga bisa saja dikorbankan.
Tentu menarik untuk menyimak bagaimanan pergerakan Pirlo dalam membangun timnya jelang musim baru yang semakin penuh tantangan.


