Rio Ferdinand mengatakan kritik terhadap kepindahan Cristiano Ronaldo ke Al-Nassr "menyebalkan" meski pun ia merasa sedih atas kisah karier sang superstar di Manchester United yang harus tamat.
Setelah berminggu-minggu diselimuti rumor, Al-Nassr akhirnya mengomfirmasi peresmian transfer Ronaldo pada Jumat (30/12) kemarin, dengan pemain berusia 37 tahun itu meneken kontrak dua tahun di klub Arab Saudi tersebut plus mendapatkan gaji super mewah.
Ronaldo memang sudah lama ingin mengakhiri kariernya di United, dengan musim panas lalu dilaporkan mencari klub yang bermain di Liga Champions. Ferdinand cukup menyesalkan kebersamaan bintang Portugal itu dengan Setan Merah yang harus berakhir miris.
Apa kata Ferdinand tentang karier Ronaldo?
Berbicara di Vibe with FIVE, Ferdinand berkata: "Saya senang untuknya bahwa ia akhirnya bahagia. Untuk pesepakbola mana pun di level mana pun Anda bermain, kebahagiaan di lingkungan tempat Anda bermain adalah salah satu yang terpenting. Ia tidak bahagia beberapa waktu lalu, jadi saya senang ia menemukannya sekarang meski pun di negara yang tidak diduga banyak orang akan disinggahinya. Tapi menjadi prospek yang luar biasa, petualangan yang luar biasa baginya pergi ke Saudi untuk pergi dan bermain di liga baru, liga kompetitif di sana."
"Saya telah melihat orang-orang berkomentar dan beberapa pakar mengatakan bahwa caranya pergi sangat menyedihkan. Satu-satunya kesedihan adalah bagaimana kisahnya berakhir di Manchester United. Saya pikir dalam beberapa tahun ia akan mengenang kembali dan saya pikir caranya keluar seharusnya bisa disikapi berbeda. Tapi bab berikutnya, pergi ke Saudi. Bagaimana itu bisa menjadi cara menyedihkan untuk mengakhiri kariernya? Saya tidak mengerti bagaimana orang-orang mengatakan itu."
Perlakuan berbeda pada Ronaldo
Mantan bek United dan Inggris itu dibuat bingung oleh komentar negatif yang ditujukan kepada Ronaldo mengingat sebaliknya, banyak pujian ditujukan kepada beberapa mantan pemain hebat di Liga Primer lainnya ketika meninggalkan Eropa.
Ferdinand menambahkan: "Senang melihat David Beckham, Frank Lampard, Wayne Rooney, Steven Gerrard, senang melihat mereka pergi ke Amerika. Cara yang luar biasa untuk mengakhiri karier, mendapatkan banyak uang, pergi ke liga yang tidak kompetitif, biarkan mereka, itu hak mereka. Itulah yang saya lihat di media. Tapi karena ini Arab Saudi, itu dianggap menyedihkan, memalukan."


