Joan Laporta berkata masih akan memercayakan posisi manajer Barcelona di tangan Ronald Koeman, seraya menegaskan bahwa "ini adalah keputusan terbaik."
Sepeninggal Lionel Messi ke Paris Saint-Germain, kebobrokan Barca kian terekspos setelah mereka hanya mampu memenangkan satu dari enam laga terakhir, dan sang manajer menjadi kambing hitam utama yang dituding kurang piawai melatih.
Blaugrana dikaitkan dengan berbagai alternatif pelatih, termasuk bos Belgia Roberto Martinez dan legenda hidup Xavi, tetapi Laporta menegaskan tak melakukan pemecatan.
Soal situasi jabatan pelatih Barca, Laporta berbicara kepada RAC1: "Keputusannya adalah Koeman bertahan. Ia seorang cule seperti kami. Ia ingin Barca sukses. Kontraknya valid dan ia harus dihormati.Saya senang dengan keputusan ini."
"Saya sering mengobrol dengan Xavi karena kami berkawan, juga dengan Pep [Guardiola]. Saya penasaran dengan pendapat mereka karena mereka lebih tahu ketimbang saya."
"Pelatih yang kami miliki adalah Koeman. Kami bangga memilikinya sebagai pelatih."
"Orang-orang boleh memikirkan apa yang mereka ingin pikirkan. Saya tak pernah bilang [pelatih kami] bukan Koeman. Saya rasa ia pantas dipercaya. Ini adalah keputusan terbaik. Pelatih kami adalah Koeman.
Kabar kontrak terbaru
Kontrak Koeman yang berakhir musim panas 2022 kemungkinan tak akan diperpanjang, tetapi beberapa prospek cerah Barca akan ditawari kesepakatan baru, termasuk debutan termuda Spanyol, Gavi, dan No. 10 baru Barca, Ansu Fati.
"Niat kami adalah memperbarui [kontrak] pemain muda yang kami miliki. Kami berusaha memperpanjang [kontrak] semua pemain muda. Mereka merespon dengan baik dan kami sedang menjalani proses pembaruan. Pekan depan saya harap saya bisa mengabarkan berita bagus."
"Pedri berjalan lancar dan semoga bisa kami perpanjang. Ansu juga berjalan lancar."




