Lionel Messi sempat memberi secercah harapan bisa bertahan di Barcelona setelah mengumumkan akan menggelar konferensi pers di Camp Nou, Minggu (8/8) waktu setempat. Namun perpisahan yang diucapkan Ronald Koeman tak lama berselang memupus asa tersebut.
Messi sebelumnya diprediksi akan memperpanjang masa baktinya bersama Blaugrana setelah sempat berstatus tanpa klub, namun krisis finansial Barca memaksa kedua belah pihak resmi berpisah, Jumat (6/8) dini hari WIB.
Di tengah isu kencang bahwa Messi akan ke Paris Saint-Germain musim ini, Koeman -- yang melatih Barca sejak awal musim lalu -- telah menyampaikan ucapan perpisahannya kepada sang pemain, menuliskan "sulit" membayangkan Messi tak akan berseragam Barca lagi.
"Masih susah menelan kabar Anda tidak akan bermain bagi Barcelona lagi," cuit Koeman melalui Twitter, selang beberapa menit saja dari kabar Messi akan menggelar konferensi pers di Camp Nou.
"Terima kasih atas segala yang telah Anda lakukan bagi klub kita, Leo. Saya sangat menikmati semusim penuh kerja sama kita."
"Saya terkesan dengan etos kerja dan keinginan Anda untuk menang. Itu yang membuat Anda dinobatkan pemain terbaik di dunia. Untuk saat ini, saya mendoakan yang terbaik buat Anda sekeluarga!"
Memupus harapan bertahan
Kabar bahwa Messi akan menemui media akhir pekan nanti, apalagi di Camp Nou, menjadi sumber harapan bahwa nasib Barca dan pemain Argentina itu bisa berubah di detik-detik terakhir.
Namun ucapan Koeman tampaknya memupus harapan tersebut, dengan terbang ke PSG diprediksi menjadi langkah selanjutnya La Pulga.
Barcelona akan kelimpungan menambal lubang yang ditinggalkan legenda 34 tahun itu, dan La Liga harus bersiap untuk menyambut era baru setelah ditinggalkan salah satu aset terbaik yang pernah bermain di Spanyol.


