Ronald Koeman junior cukup emosional pada menit ke-13 dalam laga AZ vs Telstar. Pasalnya, tepuk tangan menggema selama satu menit dari tribun di AFAS Stadion. Hal ini dilakukan menyusul wafatnya Bartina Koeman pada usia 65 tahun.
Bartina Koeman meninggal dunia pekan lalu setelah lama sakit. "Dengan kesedihan yang mendalam, tetapi juga dengan kebanggaan dan cinta yang besar, kami mengucapkan selamat tinggal kepada istri saya yang luar biasa, mama dan nenek kami yang paling tercinta," tulis keluarga itu pada Rabu di Instagram, menyertai foto Ronald dan Bartina Koeman.
Ronald Koeman junior memutuskan untuk tetap tampil beberapa hari kemudian dalam laga tandang melawan AZ. "Dalam situasi seperti ini, dia baik-baik saja," jelas pelatih Henk Brugge di depan kamera ESPN.
"Dia menemukan pelampiasannya dalam sepak bola pekan ini. Dan dia benar-benar ingin bermain," ujar pelatih Telstar itu menjelaskan mengapa sang kiper tetap berdiri di bawah mistar melawan AZ.
"Anda mencoba melakukan yang terbaik untuknya. Karena apa pun yang kami semua inginkan, itu sama sekali tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah keluarga Ronald bisa menjalani perpisahan yang indah bersama," kata Brugge.
Ronald Koeman junior belum lama ini mencetak dua gol lewat penalti saat melawan SC Cambuur. Berkat itu, Telstar menyelamatkan satu poin secara dramatis melawan promosi asal Friesland tersebut: 2-2.

