Pelatih kepala Barcelona Ronaldo Koeman mengaku senang melihat pasukannya tampil dengan penuh semangat saat mengamankan satu tiket ke final Copa del Rey namun dia juga mengingatkan tantangan keras lawan Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Setelah kalah 2-0 di leg pertama, raksasa Catalan tersebut berhasil membalikkan keadaan untuk unggul agregat 3-2 lawan Sevilla.
Gol-gol kemenangan Blaugrana pada pertandingan tersebut dicetak oleh Ousmane Dembele, Gerard Pique dan Martin Braithwaite.
"Lebih mudah bangkit dari ketinggalan 2-0 ketimbang 4-1," ujar Koeman setelah laga.
"PSG adalah tim hebat dengan pemain jempolan. Kami akan mengawali laga dengan target meraih kemenangan untuk memelihara kesempatan lolos."
"Saya sangat bangga pada tim ini. Saya tidak dapat meminta lebih. Kami telah berhasil mengubah mindset tim."
"Saya berharap pertandingan nanti dibanjiri 100.000 orang di Camp Nou... Saya juga berharap orang-orang Catalan bisa datang ke final di Sevilla."
Barca tentu saja punya pengalaman indah bangkit dari sesuatu yang mustahil lawan raksasa PSG tersebut.
Pada 2017, pasukan Luis Enrique terlihat seperti telah mati saat dihajar 4-0 di Parc des Princes di babak 16 besar namun situasinya berubah. Camp Nou berpesta kemenangan 6-1 dengan keunggulan agregat 6-5.
Seri pertarungan itu tercatat di sejarah klub sebagai 'La Remontada' (Kebangkitan) meskipun pada akhirnya perjalanan mereka dihentikan oleh Juventus di perempat-final.




