olanda koemanGetty Images

RESMI: Eks Barcelona Ronald Koeman Akan Tangani Belanda Gantikan Louis Van Gaal

Ronald Koeman akan kembali menjabat manajer timnas Belanda pasca Piala Dunia 2022, menyusul konfirmasi kabar dari asosiasi sepakbola Belanda (KNVB) menyoal diagnosis kanker Louis van Gaal.

Koeman sebelumnya pernah menukangi De Oranje antara 2018 sampai dengan 2020 sebelum cabut untuk menjadi manajer Barcelona.

Pria 59 tahun itu, yang juga pernah berkarier sebagai pelatih di Liga Primer Inggris dengan menangani Southampton dan Everton, menganggur sejak dipecat Blaugrana Oktober lalu, tetapi akan kembali ke kancah internasional mulai 2023.

Koeman berpesan usai pengumuman, Rabu (6/4): "Saya tak sabar dengan kolaborasi baru ini. Sekitar satu setengah tahun lalu, saya jelas tidak meninggalkan timnas Belanda karena ketidakpuasan."

"Saya merasa senang selama di [timnas Belanda], hasilnya juga bagus. Segera, kami akan melanjutkan perjalanan itu. Itu pasti buat saya."

Direktur sepakbola profesional KNVB, Marianne van Leeuwen, menambahkan: "Kami sangat senang Ronald akan kembali tahun depan. Kala masa bakti sebelumnya sebagai pelatih timnas, ada kepuasan besar dengan kinerjanya."

"Itulah mengapa, setelah musyawarah internasional, saya memasuki diskusi dengan Ronald dan agennya Rob Jansen, bersama dengan direktur sepakbola top, Nico-Jan Hoogma."

Mengapa Van Gaal mundur?

Belanda gerak cepat mengamankan suksesor Van Gaal menyusul berita bahwa dia didiagnosis kanker prostat.

Pria 70 tahun itu menerima pengobatan radiasi dan bersumpah akan membawa negaranya ke Piala Dunia di Qatar, sembari menegaskan bahwa penyakitnya tidak mematikan.

Van Leuwen berkata KNVB gerak cepat untuk mencari penerus jangka panjang Van Gaal setelah mengetahui kondisi eks-pelatih Manchester United itu.

"Saya tak ingin buang waktu mencari penerus Louis van Gaal," katanya. "Lagipula, perubahan pelatih akan dilakukan di momen yang tak biasa; di akhir tahun, periode di mana pelatih-pelatih top sudah dikontrak."

"Kami sudah mengontak Ronald, yang sedang lowong, pada pertengahan Januari. Lalu kami saling sepakat dalam beberapa pembicaraan."

Iklan