Ron Jans ingin melihat Givairo Read di timnas Belanda, seperti yang ia katakan di NOS Studio Sport Voetbal. Menurut mantan pelatih tersebut, pemain Feyenoord berusia 20 tahun itu bisa menjadi penerus yang bagus dan bahkan pengganti Denzel Dumfries.
“Dia tidak berani mengatakannya, jadi biar saya saja yang mengatakannya. Ideal sekali, kan, untuk memanggil Read sekarang sebagai pelapis atau pendamping, atau mungkin bahkan sebagai pesaing Dumfries,” kata Jans.
Feyenoord menang 0-7 atas PEC Zwolle pada Minggu lalu. Read terus terlihat di sisi kanan. Ia juga mencatatkan tiga assist. Menurut Jans, sudah waktunya melakukan peremajaan di bawah pelatih baru timnas Xavi Hernández.
“Saya pikir ini momen yang ideal. Hasil di Nations League bukan yang paling penting, melainkan bahwa Anda sedang kembali membangun. Dalam situasi seperti itu, Anda juga bisa menguji para pemain muda dengan sangat baik. Ada beberapa yang memang layak dipertimbangkan dan dia (Givairo Read, red.) bukan satu-satunya pemain Feyenoord, menurut saya.”
Jans berpendapat bahwa ruang harus dibuat untuk para pemain muda. Menurut pria Belanda itu, para pemain berpengalaman bisa saja diberi tahu bahwa mereka akan lebih jarang bermain atau sesekali harus tetap di rumah agar para pemain muda bisa diberi kesempatan tampil.
Read merespons soal timnas Belanda setelah laga melawan PEC Zwolle. “Kalau saya bisa mempertahankan tren ini, saya harap saya masuk skuad. Tapi saya merasa sulit untuk mengatakannya sendiri.” Apakah Read akan diberi tahu soal ini, masih menjadi pertanyaan. “Saya sama sekali tidak tahu apa-apa. Saya juga tidak menerima email dari mereka, karena mereka selalu mengirimkannya ke alamat email yang salah.”
Read belum pernah dipanggil ke timnas Belanda sebelumnya, tetapi ia pernah bermain untuk tim-tim kelompok umur. Untuk Belanda U-19, ia memainkan sembilan belas pertandingan dan untuk Belanda U-21 baru satu.

