Jajaran petinggi Inter Milan tampaknya menentang potensi transfer Romelu Lukaku ke Chelsea pada musim panas ini dan mengancam untuk mengundurkan diri, menurut laporan di Italia.
Chelsea berpeluang besar menyambut kembalinya mantan striker mereka, yang dikabarkan sudah memberi tahu Nerazzurri bahwa ia ingin pindah ke Stamford Bridge lagi.
Inter dan Chelsea sejauh ini masih belum mencapai kesepakatan untuk transfer sang pemain, namun kampiun Serie A itu berharap akan menerima peningkatan tawaran dari raksasa Liga Prime rInggris tersebut pada akhir pekan ini.
Pemilik Inter, Suning Group, memang tidak menutup kans penjualan Lukaku seharga €130 juta. Hanya saja, langkah tersebut menurut beberapa laporan di Italia tidak disetujui oleh para petinggi klub.
La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera melaporkan bahwa Beppe Marotta selaku CEO menentang keputusan Suning untuk menjual pemain berusia 28 tahun itu. Demikian juga dengan direktur klub, Dario Baccin dan Piero Ausilio.
Mereka bertiga dikatakan sangat kecewa dengan rencana penjualan Lukaku dan membuka kemungkinan untuk mengundurkan diri dari klub selepas bursa transfer musim panas berakhir.
"Saya tidak akan terkejut jika Marotta dan Ausilio mengajukan pengunduran diri mereka," tulis direktur surat kabar Corriere dello Sport, Ivan Zazzaroni.
Kontrak Marotta dan Ausilio dengan Inter sebenarnya masih berjalan sampai Juni 2022, dan meski pun Steven Zhang dan pihak Suning telah menjanjikan akan adanya kontrak baru, namun keduanya serta juga Baccin belum resmi menerimanya.
Efek domino transfer Lukaku tidak hanya berdampak pada jajaran petinggi klub, tapi juga ke para pemain yang ada di skuad utama.
Laporan lain mengatakan baik Lautaro Martinez dan Stefan de Vrij sedang mempertimbangkan masa depan mereka di Giuseppe Meazza.
Tuttosport menambahkan agen De Vrij, Mino Raiola, menawarkan bek internasional Belanda tersebut ke klub-klub Liga Primer seharga €40 juta.


