Romelu Lukaku kembai mendapat kritikan pedas atas performa bobroknya musim lalu bersama Chelsea.
Kepulangan striker Belgia itu ke Stamford Bridge disambut meriah musim panas lalu, mengingat dia baru saja membawa Inter Milan jadi kampiun Serie A 2020/21 dan menjadi topskor mereka.
Namun masa bakti keduanya di Chelsea tak berjalan sesuai rencana, dia hanya mampu mencetak delapan gol di Liga Primer Inggris, dan kini dicap "bukan pesepakbola cerdas" oleh Glen Johnson.
Bagaimana penampilan Lukaku di Chelsea?
Didatangkan dengan harga nyaris £100 juta, Lukaku malah bikin ulah di tengah musim dengan melakukan wawancara tak berizin di mana dia mengaku ingin kembali ke Nerazzurri dan menyindir taktik racikan bos The Blues yakni Thomas Tuchel.
Pada akhirnya performa penyerang 29 tahun itu anjlok, dan kehilangan kepercayaan dari sang manajer serta suporter Chelsea.
Kini, GOAL dapat mengonfirmasi bahwa Inter akan memulangkannya dalam kesepakatan peminjaman, dan menjelang transfer tersebut, mantan bek kanan Chelsea yakni Johnson mengecamnya.
"Saya tak suka bersikap negatif, tapi ini adalah dia adalah perekrutan buruk dan saya yakin dia sendiri akan mengakuinya. Dia pemain bagus, tapi saya meyakini Liga Primer Inggris terlalu teknis dan cepat buat dirinya. Mungkin dia akan kembali ke Inter Milan dan mencetak 25 gol, tapi liganya berbeda," kata Johnson kepada GGRecon.
"Dia adalah salah satu perekrutan terburuk di Liga Primer, terutama karena harganya. Kalau Chelsea memboyongnya dengan harga £20 juta, tak perlu diperdebatkan. Tapi dia berharga £100 juta namun tak bisa menyelesaikan makan malamnya."
"Beberapa pemain memang cuma cocok di liga-liga tertentu. Pesepakbola dengan kemampuan teknis tinggi bisa bermain di berbagai posisi dan itu karena mereka pemain cerdas. Lukaku bukan pesepakbola cerdas, dan cuma jago di satu aspek. Itu tak cukup bagus buat Chelsea dan Liga Primer Inggris."
Lukaku gagal, Chelsea kapok belanja jor-joran?
Kepergian Lukaku meninggalkan lubang di posisi penyerang di skuad Tuchel. Dan Johnson mendesar Chelsea untuk memanfaatkan pemain akademi alih-alih jor-joran beli striker baru.
"Menurut saya sekarang Chelsea bakal ragu-ragu membelanjakan uang dengan jumlah seram lagi, mengingat apa yang terjadi dengan Romelu Lukaku," imbuh mantan bek Liverpool itu.
"Kalau terserah saya, maka saya akan memberi Armando Broja kesempatan alih-alih membelanjakan £80 juta untuk pengganti [Lukaku]. Mending salah langkah pakai pemain yang sudah ada daripada salah langkah belanja £80 juta.




