Dua cedera mengguncang Chelsea menyusul apa yang seharusnya menjadi kemenangan rutin tanpa masalah lawan Malmo di Liga Champions, Kamis (21/10) dini hari WIB.
Pertama, dan yang paling memprihatinkan, adalah Romelu Lukaku harus ditarik keluar pada menit ke-23 setelah mendapat tantangan liar dari Lasse Nielsen.
Kedua, Timo Werner kemudian ditarik keluar pada menit ke-44 akibat cedera hamstring yang tampak menyakitkan.
Dalam konteks pertandingan, itu hampir tidak berdampak apa-apa; The Blues unggul 2-0 sebelum kehilangan dua striker itu dan mereka tetap menang 4-0.
Chelsea merupakan salah satu dari sedikit klub di dunia sepakbola yang mampu mengatasi kehilangan kekuatan serangan senilai £150 juta ($207 juta) karena cedera di pertandingan yang sama.
"Saya kira mereka akan absen di beberapa pertandingan. Kami hanya memiliki Christian Pulisic [yang sudah absen]. Kami kehilangan semua orang, tapi kami tidak punya alasan," ujar manajer Thomas Tuchel kepada BT Sport usai pertandingan, dengan informasi lebih lanjut tentang sejauhmana cedera mereka akan disampaikan dalam beberapa hari ke depan.
Dua pemain yang tidak tampil dalam performa bagus, Kai Havertz dan Callum Hudson-Odoi, masuk dan sebagian dari alasan keduanya berjuang adalah karena mereka semakin terpuruk setelah kedatangan Lukaku pada musim panas lalu.
Hudson-Odoi, yang tidak bermain satu menit pun sejak sebelum jeda internasional, mengkreasi gol di pertandingan lawan Malmo.
Setelah mendapat sambutan hangat dari Tuchel sebelum masuk ke lapangan, jebolan akademi itu memenangkan bola di setengah lapangan timnya sendiri dan bergerak 20 yard ke depan sebelum memberi umpan untuk Havertz.
Penyelesaian pemain asal Jerman itu sama-sama mengesankan, berlari di belakang pertahanan Malmo sebelum menendang bola melewati Johan Dahlin.
Itu mengingatkan kedalaman skuad yang luar biasa ini, yang telah dibangun Chelsea jauh sebelum pelatih asal Jerman mereka tiba di klub di awal tahun ini.
Tentunya, akan ada rasa frustrasi dengan kehilangan dua pemain bintang lagi, terutama karena Pulisic sudah absen selama lebih dari sebulan, dan Chelsea belum dalam performa terbaik akhir-akhir ini.
Lukaku sebenarnya kurang "diyalani" dalam beberapa pekan terakhir. Setelah memulai musim dalam performa mencetak gol yang bagus, dia kini nirgol dalam tujuh pertandingan.
Namun, dengan hampir semua pemain No.10 dan winger Chelsea menurun, para bek justru meningkat. Mereka tidak hanya menjaga clean sheet, tapi juga terlibat dalam mencetak gol atau membuat assist 16 dari 20 gol Chelsea.
Chelsea memiliki 14 pencetak gol yang berbeda pada musim ini, tapi hanya Lukaku yang mencetak lebih dari dua gol setelah 13 pertandingan di berbagai ajang kompetisi. Jorginho menambah dua golnya lewat titik penalti dalam duel kontra Malmo.
Jadi, kini adalah kesempatan Havertz untuk mendapatkan kembali performa yang dia tunjukkan dalam empat perandingan awal pada musim ini.
Getty/GoalSementara itu, Mason Mount bermain 90 menit lawan Malmo, ketika ia berusaha bangkit dari malaise pasca-euro 2020, namun Hakim Ziyech dan Ross Barkley adalah opsi yang tidak digunakan lawan Malmo.
Tanggung jawab kini ada pada mereka semua untuk mengikuti contoh yang diberikan Havertz dan Hudson-Odoi.
"Itu selalu diperlukan untuk membuktikan poin," ujar Tuchel ketika ditanya Goal tentang dampak dua pemain itu usai pertandingan. "Kami akan memiliki beberapa pertandingan sekarang tanpa Romelu dan Timo, jadi semua orang diundang untuk bergabung dalam persaingan untuk tampil di lapangan."
"Ketika berada di lapangan, mereka perlu menunjukkan rasa lapar dan tekad untuk menjadi penentu dan berada di dalam kotak. Begitulah adanya dan mereka melakukannya hari ini, tapi masih ada ruang untuk ditingkatkan."
"Dan, pada Sabtu [lawan Norwich], kami membutuhkan rasa lapar dan tekad yang sama dari siapa pun yang menjadi starter untuk kami karena kami membutuhkan gol untuk memenangkan pertandingan."
"Jelas kami perlu menemukan solusi tanpa Romelu dan Timo. Semua orang akan bergabung dalam persaingan untuk menentukan buat kami."
Cedera Lukaku dan Werner merupakan peluang bagi mereka yang sejauh ini frustrasi karena kurangnya waktu bermain. Ini adalah kesempatan untuk menjadi starter dan membantu Chelsea menambah dominasi untuk pertahanan yang sudah kokoh.
Chelsea bisa mengatasi kehilangan striker-striker utama Chelsea untuk jangka pendek, namun berharap bisa menyambut mereka kembali ke tim yang sedang bersemangat, dengan pemain seperti Havertz memimpin lini depan.
