Marcos Rojo Manchester United 2019-20Getty Images

Marcos Rojo Tak Ikhlas Kembali Ke Manchester United

Marcos Rojo terdengar tidak ikhlas saat harus kembali ke Manchester United setelah menjalani masa pinjaman yang frustrasi di Estudiantes.

Setelah tersisih dari skuad utama United arahan Ole Gunnar Solskjaer pada paruh pertama musim 2019/20, Rojo dipinjamkan ke klub masa kecilnya pada Januari untuk mendapatkan menit bermain reguler.

Sayangnya, cedera pergelangan kaki ditambah dengan jeda kompetisi karena pandemi COVID-19 membuat sang bek 30 tahun hanya membuat satu penampilan bersama Estudiantes selama enam bulan terakhir dan sekarang harus pulang ke Old Trafford.

Rojo, yang masih memiliki sisa satu tahun kontrak dengan United, mengungkapkan awal bulan ini bahwa telah berbicara dengan Solskjaer mengenai statusnya di klub.

Sang pemain Argentina mengatakan meski pun akan menjadi bagian dari klub jelang dimulainya musim 2020/21, ia sebenarnya masih berharap masa pinjamannya di Estudiantes diperpanjang.

"Pemikiran saya adalah untuk mencoba bertahan di Estudiantes. Saya memainkan satu pertandingan, mengalami cedera dan semua ini terjadi," kata Rojo kepada infobae.

Namun, Rojo telah mengonfirmasi kepergiannya dari Estudiantes melalui sebuah pesan tulus yang ditujukan kepada para pengikutnya di Instagram, sembari mengakui bahwa kepulangannya ke klub masa mudanya tidak berjalan sesuai rencana.

"Ketika saya mengetahui bahwa saya kembali ke Estudiantes beberapa bulan yang lalu, saya mengatakan bahwa tidak peduli berapa lama kepulangan ini berlangsung dan saya hanya ingin menikmati kebahagiaan yang kembali dihasilkan dengan kembali berada di rumah!" tulisnya.

"Saya bersumpah saya bahagia! Karena melihat air mata ibu saya kembali sebelum bermain. Karena menginjakkan kaki ke rumput 'UNO'. Karena merasakan dukungan dari kejayaan klub saya."

"Karena menerima kasih sayang dan dorongan yang sangat besar dari seluruh keluarga punk… Karena sekali lagi memakai warna hidup saya."

"Itu tidak cukup. Saya tahu mungkin saya akan berutang karena tidak bisa mengembalikan begitu banyak cinta tanpa syarat!"

"Saya harus mengucapkan selamat tinggal, dan saya pergi tidur dengan tersedak, dengan rasa pahit, dan merasakan amarah karena mengetahui bahwa upaya dan keinginan untuk kembali tidak menghadirkan banyak sepakbola."

Iklan
0