Feyenoord gagal tampil mengesankan saat bertandang ke markas Volendam pada Minggu sore dan hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol: 0-0. Pelatih Robin van Persie tak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan kritik tajam kepada wasit, yang menurutnya mengambil beberapa keputusan yang kontroversial.
Selama konferensi pers, beberapa situasi dalam pertandingan dibahas, termasuk kemungkinan 'momen penalti' yang melibatkan Gonçalo Borges dan Ayase Ueda. Peran VAR juga disoroti, setelah itu Van Persie dengan sinis mengungkapkan ketidakpuasannya.
"Apakah VAR ada hari ini? Benarkah mereka ada? Oh, oke. Nah, bagus untuk tahu bahwa mereka memang ada," kata Van Persie, yang jelas tidak puas dengan kinerja wasit dan kemudian mengambil striker Jepang itu sebagai contoh.
"Menurut saya, terutama terhadap Ayase, itu tidak adil," lanjutnya. "Dia diperlakukan dengan sangat keras, dan itu boleh saja asalkan masih dalam batas-batas permainan, tapi Ayase adalah pemain yang sangat jujur. Dia benar-benar tidak akan begitu saja terjatuh."
"Tapi dia benar-benar tidak pernah mendapat apa-apa, sama sekali tidak ada. Dia tidak mendapat penalti, tidak mendapat tendangan bebas, tidak ada apa-apa, sama sekali tidak. Ini benar-benar luar biasa," kata Van Persie yang kesal, yang berharap strikernya mendapat perlindungan lebih.
"Ayase layak mendapat perlindungan lebih dalam hal ini, menurut saya. Perlindungan itu saya rasa kurang hari ini. Dan bahwa saya merasa demikian, kalian bisa lihat hari ini," lanjut sang pelatih, sebelum membahas peran sang penyerang sendiri.
"Waktunya kadang sedikit terlambat atau sedikit terlalu cepat, sehingga wasit atau VAR bisa mendapat kesan bahwa itu bukan penalti. Tapi sembilan dari sepuluh kali itu memang penalti," lanjutnya.
"Kaosnya ditarik-tarik dan dia sering dilanggar. Hal itu terus berlanjut. Dia bisa menghadapinya dengan lebih cerdas, tentu saja. Saya pernah membicarakan hal itu dengannya dan dia juga setuju," tutup pemain yang telah 102 kali membela tim nasional itu.





