OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Persebaya Surabaya harus mengubur impiannya untuk berlaga ke semi-final Piala Presiden 2018. Green Force ditumbangkan PSMS Medan lewat adu penalti dengan skor 7-6 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/2).
Namun, Pugliara menilai timnya tidak kalah dari kualitas PSMS. Menurutnya, Persebaya hanya tak dinaungi keberuntungan saja dalam laga babak delapan besar tersebut.
"Kami bermain bagus tapi tidak beruntung, ada banyak peluang tapi tidak bisa menjadi gol. Lalu kami kalah di adu penalti, itu soal keberuntungan saja," ucap Pugliara.
Selain itu, mantan pemain Persib Bandung tersebut melontar pujian untuk rekan satu timnya. Mengingat, Persebaya yang tertinggal 3-1 mampu menyamakan kedudukan sehingga laga harus dilanjutkan ke adu penalti.
"Kami tertinggal sampai dua kali dan kemudian bisa mengejar dan membuat skor menjadi seri. Saya senang dengan kerja keras tim," katanya.
Di sisi lain, Pugliara mengaku gembira karena dipercaya tampil hingga pertandingan selesai. "Saya senang tampil inti dan bisa bermain bersama dengan teman-teman," ujarnya.


