Kakang RudiantoPSSI

Robert Rene Alberts Yakin Persib Bandung Sumbang Pemain Di Piala Dunia U-20

Piala Dunia U-20 bakal dilangsungkan dua tahun lagi. Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, meyakini anak asuhnya ada yang dipanggil untuk membela timnas Indonesia U-20 di ajang tersebut.

Semula, Piala Dunia U-20 digelar pada 20 Mei sampai dengan 12 Juni 2021. Akan tetapi, FIFA membatalkannya karena belum berakhirnya pandemi virus corona.

Meski begitu, kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tidak hilang. FIFA tetap menunjuk Indonesia sebagai penyelenggara ajang sepakbola paling bergengsi untuk kelompok di muka bumi ini pada 2023.

"Saya sangat yakin dan positif dengan rencana Persib sepanjang tahun didukung tradisi kuat di Bandung dan Jawa Barat, akan terus menciptakan pemain untuk timnas U-20, U-19 dan tim lainnya," kata Rene Alberts dikutip laman resmi klub

"Karena memang, pembinaan yang dilakukan punya kualitas dan dedikasi, termasuk dari para pelatih mudanya," sosok berpaspor Belanda tersebut menambahkan.

Selama ini Persib rajin menyumbangkan nama untuk timnas Indonesia di segala kategori. Hal tersebut membuktikan Maung Bandung, memang serius dalam memoles pemain sehingga layak berseragam Merah Putih.

Kakang RudiantoPSSI

Dalam pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-19 di Spanyol ada tiga pemain Persib yang diajak ambil bagian. Mereka adalah Erlangga Setyo Dwi Saputra, Kakang Rudianto dan Bayu Mohamad Fiqri.

"Kami sudah punya beberapa pemain muda di Persib yang dibangun di diklat sebagai wadah pengembangan pemain muda, menghasilkan tim elite yang tentu saja di masa depan juga akan membangun Persib ini sendiri," ucap mantan juru formasi PSM Makassar tersebut.

Saat ini skuad Persib sedang berlatih mandiri di kediaman masing-masing. Supardi Nasir dan kolega sudah tidak latihan bersama sejak beberapa bulan lalu.

Kondisi tersebut karena nasib kompetisi yang masih gelap. Rencana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), menggelar Liga 1 pada Februari mendatang, belum tentu terealisasi.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri), sampai sekarang belum memberikan izin. Tanpa adanya hal tersebut rencana PSSI dan PT LIB melaksanakan Liga 1 dipastikan pupus.

Iklan
0