Robert Rene Alberts Sesalkan Kelengahan Pemain PSM Makassar

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Pelatih PSM itu menuturkan timnya harus bekerja keras untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam menyelesaikan peluang.

LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   PAMEKASAN   

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, menyesalkan kelengahan anak asuhnya saat menghadapi situasi bola mati dalam laga melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Sabtu (29/7). Seperti diketahui, pada laga itu PSM kalah dengan skor tipis 1-0, lewat gol Greg Nwokolo pada menit ke-60.

"Bagi kami ini adalah pertandingan yang jika kami tidak bisa cetak gol maka kehilangan kesempatan (menang). Kami punya kesempatan mencetak gol lebih banyak dari Madura, termasuk peluang Rahmat yang sangat terbuka untuk mencetak gol," ujarnya, selepas laga.
 
"Jika kami tidak mencetak gol, mereka justru memanfaatkan satu peluang. Satu kesalahan kehilangan fokus saat menghadapi bola mati untuk mencetak gol. Itu sebuah kualitas individu, tetapi kami bermain secara tim lebih bagus dalam 90 menit," jelas pelatih asal Belanda itu.

SIMAK JUGA: Gagal Juara Paruh Musim, PSM Tak Kendurkan Target

Selain itu, Alberts menyebut bahwa timnya sedang dalam periode berat dalam lima pertandingan terakhir. Mengingat, tim Juku Eja harus menjalani empat laga tandang dan hanya sekali bermain di kandang pada penutup putaran pertama.

SIMAK JUGA: Gol Greg Bawa Madura United Puncaki Klasemen
 
"Ini periode yang sulit untuk meraih poin dan kami selalu kesulitan meraih poin tandang. Kita harus memulai putaran kedua dengan mengoleksi poin tandang," tekadnya.

Alberts juga menegaskan ketiadaan Reinaldo Elias da Costa di babak pertama, merupakan bagian dari strategi permainan yang hendak dikembangkannya. Namun dirinya mengakui ada masalah kepercayaan diri yang melanda para penyerangnya, sehingga gagal mencetak gol dalam dua laga terakhir. 

"Kenapa Reinaldo dicadangkan? Karena kami membutuhkan menyerang dengan cepat melalui bola datar di babak pertama dan kami melakukan semua dengan benar. Tetapi kami gagal menyelesaikan bola di akhir penguasaan kami. Itu berarti kami harus bekerja keras memperbaiki dan meningkatkan kepercayaan diri pemain untuk menyelesaikan sebuah peluang," pungkasnya.(gk-62)

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Marko Simic Sepakat Perpanjang Kontrak Di Persija Jakarta Empat Musim
Artikel Selanjutnya:
Marko Simic Sebut Persija Jakarta Kesulitan Tanpa Pemain Asing Baru di Liga Champions Asia
Artikel Selanjutnya:
Maurizio Sarri: Gonzalo Higuain Segera Gabung Chelsea
Artikel Selanjutnya:
Krzysztof Piatek Selangkah Menuju AC Milan
Artikel Selanjutnya:
Persija Jakarta Merasa Tidak Diakomodir PSSI Soal ITC
Tutup