Kendati memetik kemenangan 3-1 atas Persiba Balikpapan di Stadion Andi Mattalatta kemarin, pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts tidak puas dengan performa anak asuhnya.
Menurut Rene Alberts, pemain mengendurkan irama permainan setelah mereka unggul lebih dulu melalui gol Rizky Pellu pada menit ke-14. Akibatnya Persiba bisa menyamakan kedudukan di menit ke-57 melalui Junior Lopes.
PSM selanjutnya menaikkan irama permainan, dan sukses memperbesar keunggulan lewat sepasang gol Ferdinand Sinaga dii menit ke-60 dan 84. Situasi itu membuat Rene Alberts cukup meradang.
“Kami buat susah sendiri. Seharusnya kami tahu setelah cetak gol bermain menyerang, tapi kami malah main lebih lambat. Kami baru mencetak gol setelah mereka cetak gol. Pemain saya baru bangun dan baru kita mencetak banyak gol. Hingga kami memenangkan laga ini,” imbuh Rene Alberts.
Rene Alberts selanjutnya menatap Barito Putera yang akan menjadi lawan mereka berikutnya di Banjarmasin. Kemenangan wajib diperoleh untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
“Saya tetap memberikan apresiasi, dan kami memimpin liga. Ini harus kami pertahankan sampai liga usai. Saya sudah tekankan kepada pemain, pertandingan sisa adalah final,” tegas Rene Alberts.
Hal senada diungkapkan Steven Paulle. Bek PSM ini mengatakan, raihan tiga angka sangat penting bagi Juku Eja. Sebab, pertandingan berikutnya tidak akan mudah. Paulle pun langsung mengalihkan fokus menghadapi Barito Putera.
“Ini sangat bagus buat kami. Saya akan berjuang, meskipun pertandingan selanjutnya tidak mudah. Saya kira tiga laga sangat berat. Bermain di kandangnya, Barito bisa saja mengalahkan kami. Kami sudah harus fokus lagi,” imbuh Paulle. (gk-69)
LIPUTAN MUHAMMAD SHOLIHIN DARI MAKASSAR


