Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengaku harus memutar otak lebih keras dalam mempersiapkan pasukannya menghadapi turnamen pramusim Piala Menpora yang mulai bergulir 20 Maret.
Robert Alberts menyebutkan, Persib tidak ingin menjadi tim yang hanya sekadar meramaikan turnamen tersebut setelah persepakbolaan Indonesia vakum selama hampir satu tahun akibat pandemi virus Corona.
Hanya saja, keinginan sang pelatih tidak bisa berjalan dengan mulus, meski menyambut gembira sepakbola kembali digulirkan. Hal ini disebabkan waktu persiapan yang sangat mepet. Praktis tim cuma mempunyai waktu satu bulan dalam mempersiapkan diri.
“Kami sudah memikirkan terkait turnamen pramusim ini. Persib sudah menyatakan dengan sangat jelas soal hal ini. Turnamen ini digelar terlalu dini,” cetus Robert Alberts dilansir laman resmi klub.
“Dari sudut pandang teknis, kami sudah selama satu tahun tidak berlatih, dan bertanding secara kompetitif. Sekarang mereka berharap kami bisa siap dalam waktu tiga pekan ke depan ketika turnamen digelar pada 22 Maret.”
Media PersibTidak hanya rentang waktu mempersiapkan masalah teknis, Robert Alberts juga mengaku pemain tidak bisa datang ke Bandung secepat yang diharapkan, terutama legiun asing.
“Sekarang persoalan selanjutnya adalah bagaimana mendatangkan pemain kami yang saat ini berada di luar negeri, dan juga pemain yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia,” imbuh Robert Alberts.
“Lalu kami juga harus memastikan para pemain tersebut harus dinyatakan negatif COVID-19. Jadi, ada banyak hal yang perlu dilakukan sebelum memulai latihan. [Tapi] Kami tetap harus siap untuk itu.”
Juru taktik asal Belanda ini juga mengamini pernyataan direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono yang menyebutkan skuad Pangeran Biru bakal memulai latihan pada awal Maret.
Penggawa dan seluruh ofisial Persib direncanakan menjalani swab test terlebih dulu pada 27 Februari. Roberts Alberts mengingatkan agar suporter tidak menghadiri sesi latihan tim, karena manajemen bakal menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Kami akan mulai dengan sebuah harapan. Kembali berlatih merupakan hal paling penting, tidak hanya bagi pemain, tapi juga bagi ofisial, klub, sponsor dan para suporter. Sepakbola kembali hidup di Indonesia. Ini menjadi pesan terpenting untuk kita semua saat ini,” tutur Robert Alberts.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!


