LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI JAKARTA
Meski merasa heran dengan keputusan wasit yang sering memberikan tendangan bebas untuk Bhayangkara FC , pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengaku cukup puas dengan raihan satu angka di Stadion PTIK, Rabu (24/10) malam WIB.
Robert Alberts menilai hasil itu cukup adil bagi kedua tim. Apalagi ia mengakui permainan Persib mengalami penurunan setelah laga berjalan 20 menit, sehingga Bhayangkara FC memberikan ancaman serius.
“Kami memulai pertandingan dengan baik di 20 menit pertama, mengontrol laga dan ritme. Selepas itu, performa kami menukik, dan Bhayangkara mulai menekan kami. Dengan beberapa alasan, mereka mendapatkan tendangan bebas yang berbahaya, walau kami memenangi perebutan bola dengan benar,” cetus Robert Alberts.
“Di Babak kedua permainan kedua tim meningkat, juga menarik untuk ditonton. Bhayangkara coba membuat gol, tapi membentur mistar. Jadi saya pikir ini hasil yang bagus, dan senang dengan performa para pemain di lapangan. Poin yang penting.”
Robert Alberts menempatkan Kevin van Kippersluis sebagai penyerang tunggal yang ditopang Febri Hariyadi dan Fret Butuan. Robert Alberts menyimpan Ezechiel N'Douassel yang menyaksikan laga di tribune.
“Dia tidak 100 persen fit setelah main bersama timnas Chad. Dia ada cedera di paha, setelah sempat membaik, ternyata ia masih cedera. Selain itu dia dapat kartu kuning juga, dan bisa saja absen dilaga berikutnya. Saya bilang kepada pemain harus dalam kondisi fit, karena kami akan traveling ke banyak kota,” jelas Robert Alberts.
SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!
Kepuasan mencuri satu angka di kandang Bhayangkara FC juga disampaikan Supardi. Hanya saja, kapten tim Persib ini merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dianggap merugikan Maung Bandung.
“Namun ini hasil yang patut kami syukuri. Sebetulnya kami ingin mendapatkan hasil yang maksimal tiga poin. Tapi ini poin yang penting untuk Persib. Saya harap di pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi, dan mendapatkan kemenangan,” kata Supardi.
“Ada beberapa keputusan wasityang membuat saya agak tidak puas. Saya bicara ini bukan untuk kepentingan saya, tapi sepakbola Indonesia.” (gk-61)
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!
