LIPUTAN BUDI CAHYONO DARI SLEMAN
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts menilai raihan satu angka di kandang PSS Sleman setelah bermain imbang yang di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (7/12) malam WIB, sebagai hasil yang adil.
Laga di bawah guyuran hujan deras tak memengaruhi kualitas permainan PSS kontra Persib. Kedua tim tetap bermain dengan tensi tinggi dan tempo cepat.
“Hasil yang cukup fair. Kami tampil menyerang dan memaksa mereka (Sleman) bertahan. Ada peluang tetapi tidak bisa menjadi gol. Pertandingan lawan Sleman menunjukkan karakter Persib sebenarnya,” kata Robert Alberts.
Di luar teknis permainan, eks juru taktik Arema tersebut memuji kualitas rumput Stadion Maguwoharjo yang tetap prima kendati diguyur hujan sangat deras pada babak pertama.
“Kualitas rumput yang sangat bagus untuk stadion di Sleman. Hujan sangat deras, tetapi tidak memengaruhi kualitas permainan kedua tim,” tambahnya.
Tak hanya memuji kualitas rumput, antusisme suporter kedua tim mendapatkan perhatian Robert Alberts dalam laga tersebut. Stadion yang disesaki 32 ribu Bobotoh, Slemania, dan BCS memberikan atmosfer pertandingan yang sangat meriah.
Kedua kubu suporter berbalas menyanyi dan terus bernyanyi hingga wasit Musthofa Umarella meniup peluit panjang akhir pertandingan. “Terima kasih suporter kedua tim yang memberikan atmosfer pertandingan dengan antusias. Saling bernyanyi dan tetap fair mendukung tim hingga selesai,” tambahnya.
Sementara itu kapten tim I Made Wirawan mengatakan, tim sudah bekerja keras untuk memenangkan pertandingan. Peluang di babak pertama maupun babak kedua gagal menjadi gol.
“Kami kerja keras, target kami untuk menang, namun gagal menjadi gol. Kami banyak peluang tidak bisa jadi gol, hasil seri cukup untuk away,” kata Made Wirawan. (gk-18)
SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!





