Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Robert Rene Albers, PSMPSM Makassar

Robert Rene Alberts: Kami Lebih Pantas Dapat Tiga Poin


OLEH   DONNY AFRONI & MUHAMMAD SHOLIHIN

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit Iwan Sukoco setelah tim besutannya bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Senin (24/4) malam WIB.

PSM sempat unggul lebih dulu melalui gol Ridwan Tawainella pada menit ke-22. Namun ekseksusi penalti Marclei Santos menjelang pertandingan berakhir membuat PSM gagal mendulang angka penuh.

SIMAK JUGA: Sissoko Debut, Mitra Kukar Ditahan PSM

“Pertandingan yang menarik seperti yang kami perkirakan. Mereka menurunkan pemain mahal mereka. Permainan cukup berimbang, tapi PSM tampil lebih baik. Kami seharusnya bisa mendapatkan gol lebih banyak sebelum adanya penalti yang layak diragukan itu. Seharusnya kami pantas mendapatkan tiga poin,” tutur Robert Alberts.

“Menurut saya, wasit seharusnya bisa berbuat lebih baik lagi. Dia terlalu cepat mengeluarkan dua kartu kuning di awal laga, tapi pelanggaran yang dilakukan tim lain tidak menghasilkan kartu.'

Senada dengan Robert Alberts, bek Zulkifli Syukur menganggap kinerja wasit sepanjang babak pertama mempengaruhi performa Juku Eja di paruh kedua.

SIMAK JUGA: Robert  Alberts Geram Stadion Digembok

“Teman-teman bisa lihat permainan kami dirusak wasit. Setelah babak kedua, permainan berubah. Memang ada kejadian di kotak penalti, tapi itu bukan sebuah pelanggaran. Seharusnya hasil [Senin] malam ini untuk PSM,” kata Zulkifli.

Kecaman terhadap wasit juga dilontarkan CEO PSM Munafri Arifuddin. Menurutnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) mengevaluasi kinerja wasit secara keseluruhan.

“Ini sangat berbahaya terhadap sepakbola Indonesia ketika wasit tidak punya kemampuan mumpuni dalam memimpin. Wasit selalu merenggut paksa kemenangan tim. Entah apa motif dari semua itu, independensi wasit harus dipertanyakan,” cetus Munafri.

SIMAK JUGA: Marc Klok Tak Sabar Jalani Debut

“Harapan kami sebagai pemilik klub sangat besar dari janji ketua umum PSSI y‎ang katanya menjamin wasit sudah jauh dari pengaruh eksternal. Tapi apa yang diperlihatkan wasit Iwan Sukoco memperlihatkan arahan ketua umum PSSI hanya isapan jempol semata.”

“‎Operator liga dan PSSI harus cepat turun tangan mengevaluasi keadaan ini. Kami tidak ingin menjadi korban lagi. Apakah kami harus terus pasrah menerima ini? Atau kami yang harus menghakimi dengan cara kami sendiri?” (gk-69)

Footer Goal Indonesia Instagram
Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google