Ujung tombak Polandia Robert Lewandowski memperkirakan dirinya bakal menjadi target utama para pemain belakang lawan untuk dimatikan agar tidak leluasa di kotak penalti.
Lewandowski untuk kali kedua tampil di Piala Dunia setelah sebelumnya di Rusia pada 2018. Meski mencatatkan diri sebagai topskor sepanjang masa Polandia, dan tampil trengginas di level klub, Lewandowski belum pernah sekalipun mencetak gol di turnamen empat tahunan seantero jagat ini.
Berkaca dari pengalaman di Piala Dunia sebelumnya, Lewandowski memperkirakan dirinya bakal menjadi pusat perhatian bagi pemain belakang lawan. Bagi Lewandowski, kondisi ini akan menguntungkan bagi Polandia.
“Para pemain bertahan akan mengkhawatirkan saya. Tetapi saya bisa menggunakannya untuk keuntungan saya, dan membantu menciptakan ruang bagi rekan satu tim di depan gawang,” ucap Lewandowski dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman AS.
“Tim lawan cenderung lebih fokus kepada saya. Kami tahu, begitulah cara mereka bermain. Kami harus siap untuk itu, dan menggunakan ruang yang mereka tinggalkan untuk menciptakan peluang.”
Pada Piala Dunia kali ini, Polandia berada di Grup C bersama Argentina, Arab Saudi, dan Meksiko. Polandia akan menjalani laga perdananya melawan Meksiko, Selasa (22/11) malam WIB.
Lewandowski menegaskan, Polandia belum mau memikirkan Argentina, karena tim Tango merupakan lawan terakhir mereka di penyisihan grup. Menurut Lewandowski, Polandia fokus utama mereka saat ini sudah tertuju ke Meksiko.
“Kami fokus pada pertandingan Meksiko. Dua pertandingan pertama bisa mengubah cara kami mendekati pertandingan melawan Argentina. Argentina sangat berbahaya, mereka salah satu favorit,” ucap Lewandowski.
“Kami tahu kami bukan tim terbaik di grup, tetapi kami akan melakukan yang terbaik. Kami tahu menjadi efisien adalah salah satu hal terpenting dalam turnamen seperti ini. Kami harus menyesuaikan strategi kami terlepas dari siapa yang kami lawan.”
“Meksiko akan memainkan permainan mereka sendiri. Ini adalah pertandingan penting bagi kami untuk menunjukkan kepercayaan diri. Kami tahu Meksiko memainkan sepakbola berkualitas tinggi, kami tahu potensi mereka. Mereka memiliki banyak kualitas dan kecepatan, serta dinamis.”
