Persib Bandung tak bisa memainkan pertandingan kandang mereka di Bandung, lantaran ada agenda politik yang membuat izin kepolisian tidak bisa terbit.
Bali akhirnya dipilih Persib untuk menjadi kandang mereka sementara waktu, dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta bakal menyambut tamu mereka, Persebaya Surabaya, 18 Oktober nanti.
Selain menjadi pilihan Persib, Bali juga baru saja menjadi pilihan timnas Indonesia untuk menjamu Vietnam 15 Oktober, pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selain itu, banyak agenda sepakbola lain yang akhirnya diselenggarakan di Bali.
Robert Alberts selaku pelatih Persib salut dengan ketersediaan fasilitas sepakbola yang ada di Bali. Memang, sejak adanya Bali United, perkembangan sepakbola di Pulau Dewata maju pesat dan mendapat perhatian bagus.
"Kami harus fokus [melawan Persebaya], karena ini tanggung jawab kami datang ke Bali, dan memainkan laga kandang di sini," buka Robert.
"Kami punya pengalaman bermain di sini, dan Bali sangat baik dalam mendukung sepakbola Indonesia, karena timnas pun bermain di Bali."
"Bali selalu menjadi tempat yang kooperatif dan mendukung klub serta otoritasnya. Sehingga kami bisa bermain di sini, tapi kami sedih tidak bisa bermain di Bandung," urai pelatih asal Belanda itu.
Mantan pelatih PSM Makassar itu berharap kemenangan di Bali, supaya suporter Persib yang tak bisa datang tetap merasa bahagia.
"Saat ini kami di Bali dan harus fokus dengan tugas kami di lapangan, dan saat latihan. Karena menghadapi Persebaya nanti bukan laga persahabatan."
