Robbie Williams, Toni Kroos

Rayu Toni Kroos Gabung Manchester United, Robbie Williams: Real Madrid Buat Saya Merasa Punya Penis Kecil

Real Madrid membuat Robbie Williams merasa dirinya seolah-olah memiliki penis kecil, demikian kata sang penyanyi.

Tampil dalam sebuah film dokumenter tentang sang gelandang Madrid sekaligus temannya, penyanyi berusia 45 tahun tersebut mengakui telah berusaha merayu bintang Jerman untuk bergabung dengan Manchester United selaku klub favoritnya.

Ada banyak kisah persahabatan penuh kasih sayang antara keduanya dan itu bukan rahasia lagi bagi mereka yang mengikuti akun media sosial Kroos, dan Williams pernah merespons setelah gol menit akhir sang pemain bagi Jerman saat lawan Swedia di Piala Dunia 2018.

Sekarang, Williams mengeluarkan komentar yang tidak biasa menyangkut rumor masa depan Kroos.

"anda telah memenangkan segalanya di Madrid, saya meminta Anda untuk bergabung dengan Manchester United!" katanya.

"Saya pikir kami memiliki liga terbaik di dunia, Liga Primer. Itulah sebabnya mengapa itu [tidak pindah ke United] menjadi satu hal yang sangat menggangu saya."

"Real Madrid telah membuat saya merasa kecil, seolah-olah saya memiliki penis kecil. Sepakbola adalah agama saya dan saya tidak suka ada Tuhan yang lebih besar ketimbang milik saya."

Mantan grup musik pop Take That tersebut merasa tidak nyaman dengan situasi saat ini, dan dalam film dokumenter yang sama juga mengungkapkan beberapa fakta menarik mengenai karier Kroos hingga saat ini.

Sekarang, pada usia 29 tahun, Kroos pindah ke Madrid setelah membantu Jerman memenangkan Piala Dunia 2014, setelah setahun sebelumnya menghabiskan masa pinjaman yang sukses di Bayer Leverkusen.

Menurut istri sang pemain, Jessy, Kroos tidak terlalu bahagia di Bayern, meski ia memenangkan tiga gelar Bundesliga dan Liga Champions.

"Saya rasa Toni tidak pernah betah di sini [di Bayern], sejak awal," ungkap Jessy.

"Ketika Toni berada di Bayer Leverkusen, ia tidak ingin kembali [ke Bayern]," kata agennya.

Sementara itu, mantan presiden Bayern, Uli Hoeness mengklaim: "Kami menawarkan kepadanya gaji tertinggi di klub dan kami mengatakan kepadanya: 'Ambil atau pergi'."

"Ia mengatakan: 'Saya pergi'. Itu mengejutkan saya, tapi saya suka orang-orang sepertinya, yang memiliki prinsip."

Dengan empat titel liga domestik dan empat Liga Champions dari kedua klub serta satu medali Piala Dunia, Kroos bisa dibilang merupakan salah satu pemain dengan karier tersukses dalam satu dekade terakhir.

Sejak dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Jerman pada 2014, ia telah mencatatkan lebih dari 250 penampilan bersama Madrid, menjalin hubungan baik dengan gelandang Kroasia, Luka Modric untuk membantuk inti permainan raksasa La Liga.

Iklan
0