Rizky Pora Tak Sabar Dilatih Luis Milla

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Pora mengaku hanya mengetahui skema permainan Milla cenderung kepada umpan pendek.

LIPUTAN   RIZKAART CENDRADIPUTRA     DARI   BOGOR   

Kapten Barito Putera Rizky Pora mengaku tidak sabar ingin mengetahui gaya melatih arsitek timnas Indonesia Luis Milla setelah namanya masuk ke dalam daftar pemain untuk laga uji coba melawan Fiji pada 2 September di Bekasi.

Pora terakhir kali memperkuat timnas di Piala AFF 2016 lalu. Sayap kiri Barito Putera ini pun merasa senang kembali dipanggil membela panji Merah Putih, dan belum mengetahui metode latihan Milla.

SIMAK JUGA: Milla Ingin Perkenalkan Idenya Ke Timnas Senior

“Alhamdulillah dipanggil lagi, dikasih kesempatan lagi oleh pelatih baru. Mudah-mudahan saja semua berjalan lancar, dan saya dikasih kepercayaan, dan bisa menunjukkan yang terbaik,” ujar Pora.

“Kalau yang saya lihat tidak terlalu jauh, cuma sukanya bola-bola pendek. Setelah saya gabung, mungkin saya bisa tahu cara melatihnya seperti apa.”

SIMAK JUGA: Pemain Dipanggil Timnas, Bali United Minta Partai Tunda

Mengenai kegagalan timnas U-22 meraih medali emas SEA Games 2017, Pora mengatakan, Garuda Muda sedang dijauhi Dewi Fortuna. Pora pun mengapresiasi performa pasukan timnas U-22.

“Mereka sudah berjuang, sudah maksimal, cuma kemarin karena faktor keberuntungan saja. Soalnya peluang juga banyak kan, tapi belum bisa bikin gol, jadi Mayalsia menang,” kata Pora.

SIMAK JUGA: Ini Skuat Timnas Indonesia Untuk Hadapi Fiji

Mengenai laga melawan PS TNI, Pora optimistis mendapatkan poin penuh. Ia menegaskan absennya Hansamu Yama dan Gavin Kwan Adsit tidak memberikan pengaruh terhadap performa tim.

“Tidak masalah itu, semua pemain sama. Kalau kurang satu tim jadi tidak seimbang, tidak seperti itu, karena semua pemain sama. Cuma kemarin kami kurang siap di belakang, jadi kebobolan dua gol [lawan Arema FC],” pungkasnya. (gk-61)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup