Tipis kemungkinan Lionel Messi akan mengambil sikap drastis soal masa depannya bersama Barceloa, demikian menurut Rivaldo menyikapi gosip yang menyebutkan si 'Kutu' akan meninggalkan Camp Nou dalam waktu dekat ini.
Krisis demi krisis tidak henti menerpa Barcelona pada musim ini sehingga diyakini Messi tengah menjajaki kemungkinan berpisah dengan klub yang membesarkannya itu.
Seiring dengan kegagalan Blaugrana mempertahankan gelar juara LaLiga Spanyol yang lepas ke tangan Real Madrid, tim elit Catalan tersebut kemudian menelan kekalahan memalukan 8-2 dari Bayern Munich di perempat-final Liga Champions.
Akibatnya Quique Setien dipecat sementara tuntutan perlunya penyegaran skuad terus berhembus kencang.
Messki mungkin masuk dalam bagian itu karena hingga detik ini dia belum meneken perpanjangan kontraknya yang bakal berakhir pada 2021. Meski demikian Rivaldo tidak yakin jika sang bintang sudah mengambil sikap untuk berpaling.
"Sebuah hal normal jika banyak yang Anda pikirkan setelah mengalami kekalahan 8-2 dan Messi mungkin pada saat itu berpikir sudah waktunya meninggalkan Barca," bukanya di Betfair.
"Tetapi dia tidak akan mengambil sikap krusial seperti itu tanpa mempertimbangkan banyak hal. Rumor soal kemungkinan perginya Messi jelas dibuat hanya untuk mengguncang Barca lebih keras."
"Saya yakin Messi sedih dan kecewa tetapi dia juga sangat berterima kasih atas segala yang telah dilakukan Barcelona kepadanya. Kehidupan Messi juga sudah terpaku di Barcelona. Ketika dia meninggalkan sepakbola, dia akan tetap tinggal di Barcelona."
"Saya tidak merasa Messi akan pergi tanpa berbicara dengan para petinggi klub terlebih dahulu. Lagi pula, Messi dan Barcelona sudah terikat lama dengan sederet cerita sukses."
Satu hal yang pasti, Camp Nou pasti berbenah dengan melakukan perombakan tim untuk musim depan. Ya, perubahan jelas dibutuhkan oleh Barcelona dan harus dilakukan secepat mungkin di dalam maupun luar lapangan.
"Musim lalu ada sejumlah periode di mana Barcelona tampil buruk, tetapi jelas kekalahan dari Bayern adalah yang terparah. Di awal pertandingan tampak nyata jika para pemain terlihat gugup dan terlalu banyak melakukan kesalahan," lanjutnya.
"Bahkan kiper sekelas Marc-Andre ter Stegen - yang berstatus salah satu pemain yang paling diandalkan - sering keliru melakukan operan. Barca tidak sanggup menahan tekanan Bayern. Pertandingan itu adalah yang terburuk bagi Barca dalam beberapa tahun ini."
"Pertandingan kacau yang harus dilupakan oleh para pemain Barca. Mereka merasa malu sehingga menjadi hal yang lumrah jika sekarang banyak rumor yang beredar termasuk perubahan manajerial."
"Bahkan presiden Josep Maria Bartomeu sekalipun bisa meninggalkan klub. Seperti yang sering saya katakan, Barcelona bukanlah klub yang dijalankan oleh satu orang."
"Banyak orang datang dan pergi, tetapi klub tetap ada. Jadi saya tidak akan terkejut jika ada pergantian presiden. Posisi Bartomeu sekarang ini sangat rumit mengingat musim yang kacau."


