Ricardo Pepi saat ini sama sekali tidak ingin memikirkan soal transfer, demikian ia sampaikan dalam wawancara dengan ESPN. Penyerang PSV ini sepenuhnya fokus pada laga terakhir liga melawan FC Twente, dan setelah itu pada Piala Dunia yang akan digelar di negaranya sendiri.
Di paruh kedua musim ini, banyak hal yang terjadi seputar Pepi. Pemain Amerika berusia 23 tahun ini hampir bergabung dengan Fulham, namun transfer senilai sekitar 40 juta euro itu tiba-tiba batal. Klub London tersebut memutuskan pada menit-menit terakhir bahwa risiko dari kesepakatan tersebut terlalu besar, mengingat musim masih sangat awal. Saat itu, Pepi sudah lolos tes medis.
“Berada begitu dekat dengan transfer yang akhirnya batal adalah rollercoaster emosi,” kata sang penyerang, yang tidak menyerah begitu saja. “Yang penting adalah tetap stabil dan menjaga keseimbangan dalam hidup.”
Pepi pun segera mengubah fokusnya. Kini, dengan Piala Dunia yang semakin dekat, ia sepenuhnya mengesampingkan segala hal di luar lapangan. “Saya selalu berusaha fokus pada hal berikutnya, yaitu pertandingan berikutnya di sini bersama PSV. Semoga setelah itu saya juga mendapat kesempatan di Piala Dunia.”
“Jadi saya tidak benar-benar memikirkan segala hal yang terjadi sebelumnya,” katanya merujuk pada kemungkinan transfer musim panas. “Saya hanya sangat fokus untuk menutup musim ini dengan kuat. Saya menantikan untuk melihat apakah saya mendapat kesempatan di tim nasional.”
Dari agennya, dia sama sekali tidak ingin mendengar apa pun. “Tentu saja tidak, seratus persen,” kata Pepi, yang kemudian ditanya apakah situasinya akan berubah jika dia tiba-tiba mencetak lima gol. “Oke, hanya itu yang bisa mengubahnya,” katanya sambil mengubah pendiriannya.
“Tapi saya tetap bilang ke agen saya: di akhir Piala Dunia, di akhir musim… Kalau ada waktu, kita bisa ngobrolin hal-hal kayak gitu. Tapi sekarang, saya cuma mau fokus buat mengakhiri musim ini dengan kuat.”



