Kemenangan dramatis diraih Napoli saat berkunjung ke markas Udinese, Minggu (10/1), dalam lanjutan Serie A Italia. Partenopei sempat mengira hanya akan sanggup membawa pulang satu poin sebelum Tiemoue Bakayoko mencetak gol kemenangan 2-1 di pengujung laga.
Ini jadi hasil yang sangat dibutuhkan oleh pasukan Gennaro Gattuso untuk kembali bersaing di zona Liga Champions setelah dalam lima laga sebelumnya mereka kalah tiga kali dan hanya menang sekali. Bagi Udinese, kekalahan ini terasa menyakitkan karena mereka sebetulnya memiliki banyak peluang.
Napoli membuka skor di menit ke-15 melalui penalti Lorenzo Insigne. Penalti diberikan oleh VAR setelah pelanggaran Kevin Bonifazi terhadap Hirving Lozano terlewat wasit. Cedera yang dialami Kostas Manolas di awal laga, ditambah groginya Amir Rrahmani dalam laga debutnya membuat lini belakang Napoli terekspos.
Udinese kemudian sukses menyamakan skor di menit ke-27 ketika Kevin Lasagna mencuri bola back-pass Rrahmani kepada Alex Meret sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Tak lama berselang, Lasagna nyaris membuat skor menjadi 2-1, tapi upayanya diselamatkan oleh Meret.
Di babak kedua, Udinese terus mengancam lewat serangan balik yang digalang Rodrigo De Paul dan Lasagna, tapi gawang Meret tetap aman. Di menit ke-90, sebuah umpan tendangan bebas Mario Rui berhasil ditanduk Bakayoko untuk menjadi penyegel tripoin buat tim tamu.
GettyKemenangan tandang juga dipetik pesaing Napoli, Lazio, yang sukses memukul tuan rumah Parma 2-0 untuk merusak momen kembalinya pelatih Roberto D'Aversa duduk di bench Ennio Tardini menyusul pemecatan Fabio Liverani.
Parma nyaris membuka keunggulan keitka tandukan Andreas Cornelius ditepis dengan gemilang oleh Pepe Reina. Setelahnya, Lazio mengontrol penuh jalannya pertandingan dan membuat sejumlah peluang, tapi baru bisa mencetak gol di awal babak kedua. Sebuah umpan silang mendatar Manuel Lazzari disambut sangat baik oleh Luis Alberto.
Sekitar 12 menit berselang, Felipe Caicedo menggandakan keunggulan ketika ia mencetak gol ke gawang kosong setelah menerima umpan manis Sergej Milinkovic-Savic. Skor 2-0 ini bertahan hingga usai. Lazio pun meraih kemenangan beruntun mereka, duduk di posisi delapan, dan terus mengintip zona Eropa.
Duduk satu tingkat dan satu poin di belakang Lazio adalah Hellas Verona, yang mampu mengatasi perlawanan tim juru kunci, Crotone, dengan skor 2-1.
Nikola Kalinic membuka keunggulan di awal laga setelah menuntaskan umpan terobosan Antonin Barak. Tak lama berselang, Federico Dimarco menggandakan skor setelah berkolaborasi dengan Mattia Zaccagni. Crotone membalas di awal laga kedua lewat tembakan akrobatik Junior Messias, tapi tak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Di laga lain, Fiorentina mampu menjauh dari zona degradasi setelah sanggup mengalahkan sesama tim papan bawah, Cagliari, dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang La Viola dicetak striker mereka, Dusan Vahovic, untuk membawa mereka naik ke posisi 12 klasemen.
Simak hasil, jadwal, klasemen, dan kabar Serie A Italia di sini!
