Berita Pertandingan
Liga Primer

RESMI: Tottenham Tunjuk Eks-Manajer Chelsea, Antonio Conte

19.12 WIB 02/11/21
Antonio Conte, Tottenham
Tottenham gerak cepat dengan resmi menunjuk pelatih pemenang Liga Primer dan Serie A

Antonio Conte resmi kembali ke Liga Primer Inggris dengan melatih Tottenham Hotspur, dengan pihak Spurs mengonfirmasi pelatih asal italia itu sebagai pengganti Nuno Espirito Santo dengan kontrak berdurasi 18 bulan plus opsi perpanjangan.

Nuno baru ditunjuk sebagai manajer di London utara Juni lalu, tetapi hanya bertahan empat bulan dan sudah dicopot dari jabatannya setelah serangkaian hasil buruk.

Conte, yang telah menemui skuad barunya pada Selasa (2/11) pagi waktu setempat, pulang ke sepakbola Inggris tiga tahun setelah ia mempersembahkan Liga Primer dan Piala FA untuk Chelsea.

Conte mengungkapkan kegembiraannya setelah diresmikan oleh Spurs, Selasa (2/11), dengan berbicara kepada laman resmi klub: "Saya sangat gembira bisa kembali melatih, dan melakukannya bersama klub Liga Primer yang berambisi menjadi protagonis lagi."

"Tottenham Hotspur memiliki fasilitas kelas atas dan salah satu stadion terbaik di dunia. Saya tak sabar mulai bekerja, menyampaikan kepada tim dan fans soal hasrat, mentalitas, dan tekad yang selalu membedakan saya, sebagai pemain maupun pelatih."

"Musim panas lalu kami belum berjodoh karena akhir hubungan saya dengan Inter Milan masih terlalu baru dan masih terlalu terlibat secara emosional dengan akhir musim mereka, jadi saya merasa itu belum waktu yang tepat untuk kembali melatih."

"Tetapi antusiasme dan tekad Daniel Levy sudah menulari saya. Kini, saat kesempatan itu kembali hadir, saya memutuskan untuk mengambilnya dengan keyakinan besar."

Direktur Tottenham, Fabio Paratici, yang pernah bekerja bersama Conte di Juventus menambahkan: "Kami senang menyambut Antonio ke sini. Catatannya sudah berbicara banyak, dengan pengalaman yang kaya dan trofi baik di Italia maupun di Inggris."

"Saya yang paling tahu kualitas apa yang bisa Antonio tawarkan setelah bekerja bersamanya di Juventus, dan saya tak sabar melihatnya bekerja bersama pemain-pemain kami yang berbakat."

Mengapa Tottenham berganti manajer?

Nuno cuma menangani 17 laga Tottenham sebelum dipecat. Ia cuma menang delapan kali, dan kalah tujuh kali.

Ia mengoleksi lima kemenangan di Liga Primer, tetapi kalah dengan jumlah yang sama dalam 10 partai dan akhirnya dicopot dari jabatannya setelah Harry Kane cs cuma bertengger di peringkat sembilan.

Catatan Conte

Tak perlu heran mengapa Tottenham sangat menginginkan Conte. Manajer 52 tahun itu memang memiliki segudang prestasi.

Ia adalah salah satu opsi saat Spurs memburu pengganti Jose Mourinho musim panas ini. Saat itu kesepakatan tak terjadi, tetapi Spurs akhirnya meluluhkannya dan berharap bisa bangkit.

Sejak kembali ke Juventus sebagai pelatih pada 2011, Conte menjelma menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia. Ia mempersembahkan tiga Serie A beruntun di Turin, memenangkan 102 dari 151 laga, sebelum akhirnya mencari tantangan baru.

Ia lalu diangkat sebagai pelatih Italia, dan dalam 25 laga sebagai bos  Azzurri , ia memandu mereka mencapai perempat-final Euro 2016.

Penampilan Italia yang impresif membuat Chelsea kepincut dan mengangkatnya pada musim 2016/17. Ia langsung menjuarai Liga Primer di musim debutnya plus Piala FA di musim kedua sebelum dipecat.

Setelah satu tanpa berkecimpung di dunia sepakbola, Conte kembali ke negara asalnya sebagai bos Inter Milan pada musim panas 2019.

Ia kembali meraih  Scudetto  pada 2020/21,12 bulan setelah mencapai final Liga Europa, tetapi Conte dan Inter saling sepakan untuk berpisah karena badai krisis finansial yang menerpa San Siro.

Conte sudah mengemas 530 laga sebagai manajer dan meraih delapan trofi penting, sekaligus memenangkan Manajer Terbaik di Inggris dan italia.