Striker muda Italia, Moise Kean resmi kembali ke Juventus dengan status pinjaman dari Everton untuk dua musim ke depan.
Kean dulu meninggalkan Juve untuk pindah ke Everton dengan harga €28 juta pada musim panas 2019, namun tidak mampu memenuhi ekspektasi selama berkiprah di Goodison Park.
Pemain berusia 21 tahun itu kemudian dipinjamkan ke Paris Saint-Germain setelah menjalani musim debut yang mengecewakan di Liga Primer Inggris. Kean tampil mengesankan selama di Paris dan akhirnya kembali ke Everton pada Juni kemarin, namun kariernya tak berlanjut di sana karena sekarang pulang ke Italia.
Kean bergabung kembali dengan Juve dengan kesepakatan pinjaman dua tahun senilai €7 juta, namun raksasa Serie A itu punya kewajiban untuk menebusnya secara permanen seharga €28 juta pada 2023 dengan pembayaran cicilan.
Juve mengonfirmasi kepulangan Kean dalam sebuah pernyataan di situs resmi mereka, yang berbunyi: "Juventus Football Club mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Everton untuk akuisisi, secara sementara hingga 30 Juni 2023, pemain Moise Kean"
"Kesepakatan tersebut mengatur kewajiban dari pihak Juventus untuk secara definitif memperoleh hak atas sang pemain setelah mencapai target olahraga tertentu selama musim 2022/23. Pertimbangan yang disepakati untuk akuisisi adalah €28 juta, dibayarkan dalam tiga tahun finansial. Selain itu, bonus kumulatif hingga €3 juta dibayarkan setelah adanya pencapaian lebih lanjut."
Kean hanya mencatatkan 39 penampilan di semua kompetisi bersama Everton selama dua tahun terakhir, dengan penampilan terakhirnya tercatat dalam kemenangan 2-1 di Piala Liga atas Huddersfield Town pekan lalu, di mana ia justru menerima kartu merah.
Sang penyerang muda Italia hanya mampu mengemas empat gol selama berkostum The Toffes.
Kean mulanya mencuat sebagai salah satu striker muda paling berbakat di Eropa selepas lulus dari akademi Juventus, mencetak delapan gol dalam 21 pertandingan seniornya bersama Bianconeri.
Reputasinya ternoda di Everton, namun ia tetap membuktikan kualitasnya masih top ketika menjalani periode singkat di PSG, di mana ia mengemas 17 gol dalam 41 pertandingan saat membantu klub Prancis itu memenangkan dua trofi domestik.




