Torehan buruk Madura United dalam 11 pertandingan di Seri 1 dan 2 Liga 1 2021/22 memaksa manajemen Laskar Sape Kerrab mengakhiri kerja sama dengan pelatih Rahmad Darmawan, Rabu (10/11).
Madura United hanya memperoleh dua kemenangan, lima imbang, dan empat kekalahan di 11 pertandingan, sehingga mereka kini berada di peringkat 14 klasemen sementara dengan nilai 11. Terakhir, Madura United dibekap Persita Tangerang 2-1. Gol penentu kemenangan Persita ditorehkan menantu Rahmad, Herwin Tri Saputra.
Presiden Madura United Achsanul Qosasi telah melakukan pembicaraan dengan Rahmad, Senin (8/11), mengenai torehan tim sepanjang 11 pertandingan. Akhirnya kepastian pemutusan kontrak itu disampaikan Achsanul Qosasi melalui akun Instagram resmi klub, Rabu (10/11).
Namun tidak disebutkan pelatih yang akan menangani tim setelah melepas Rahmad. Kemungkinan besar Slamet Nurcahyono dan kawan-kawan untuk sementara ditangani Rasiman.
“Setiap pengambilan keputusan itu harus dilakukan tanpa emosi, sehingga tak ada yang terlihat menang dan tak boleh ada yang merasa kalah,” ujar AQ, sapaan Achsanul.
“Mengakhiri kesepakatan harus sama dengan saat memulai. Hadapi dengan niat baik dengan rasa saling menghormati dan saling menyadari.”
“Terima kasih Coach Rahmad Darmawan dan Coach Rasiman. Kebersamaan dalam sepakbola adalah pelajaran hidup yang tak akan terlupakan. Dia akan terus datang dengan diselingi sesaat perpisahan. Kami punya kesamaan niat, bahwa sepakbola adalah segalanya.”
Keputusan itu membuat Madura United tidak didampingi Rahmad mulai pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada laga perdana Seri 3, Sabtu (20/11), di Stadion Maguwoharjo.
Jeda kompetisi antara Seri 2 dan 3 dimanfaatkan sejumlah pemain untuk memulihkan kebugaran, satu di antaranya winger muda Kevy Syahertian. Winger berusia 22 tahun ini memanfaatkan libur dengan pulang ke kampung halamannya di Jember, dan melakukan latihan di pantai.
Pemain yang sudah tampil di delapan pertandingan itu mengutarakan, berlatih di pantai bukan menjadi hal baru bagi dirinya. Apalagi pantai Watu Ulo Jember tidak jauh dari kediamannya. Selain menjaga kebugaran, berlatih di pantai bisa menyegarkan pikirannya.
“Banyak sih manfaatnya. Biasanya akan lebih kuat, karena ada bebannya. Bisa lebih fresh juga,” kata Kevy dikutip laman resmi klub.


