Petualangan Ilija Spasojevic, bersama Bali United masih berlanjut. Pemain berusia 33 tahun tersebut baru saja meneken perpanjangan kontrak selama tiga musim ke depan.
Spasojevic mengaku sejumlah klub luar negeri mendekatinya. Akan tetapi, ia menolak tawaran tersebut karena lebih memilih setia bersama Serdadu Tridatu.
"Memang situasi saat ini sulit karena pandemi dan banyak pemain Indonesia memilih berkarier di luar negeri. Mereka sudah rindu dengan sepak bola. Saya juga sangat rindu sepakbola dan banyak tim luar menawarkan jasa saya. Hanya saja, saya lebih memilih untuk tetap dengan Bali United," ucap Spasojevic, dikutip laman resmi klub.
"Bali United lebih dari sebuah tim sepakbola. Saya sudah menganggap Bali United sudah seperti sebuah keluarga. Untuk itu saya merasa masih perlu berjuang dengan keluarga saya di Bali United ini," Spasojevic menambahkan.
Selama berkarier sebagai pemain profesional, Spasojevic sudah tujuh kali merengkuh gelar juara dengan lima klub berbeda. Mulai dari Namun, ia merasa pencapaian tersebut masih belum cukup.
Maka dari itu, Spasojevic bakal berusaha keras untuk menambah gelar juara di Bali United. Walau ia menyadari keinginan tersebut tidak mudah didapatkan.
Bali United"Meskipun saya sudah berhasil mengoleksi 7 gelar juara sepanjang karier saya, tapi saya masih punya mimpi. Mimpi saya sebelum gantung sepatu, saya ingin memperoleh 10 gelar juara. Saya pikir bersama Bali United saya bisa minimal meraih tiga gelar sisa tersebut," ucapnya.
Bali United, berencana menggelar latihan pekan depan. Sebelum agenda tersebut dilangsungkan seluruh pemain terlebih dulu menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) swab di mes tadi pagi (4/2).
Tes tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada pemain Bali United yang terpapar virus corona. Mengingat, sampai sekarang penyebaran virus tersebut masih belum berhenti.
Latihan tersebut menjadi persiapan Bali United menghadapi penyisihan grup Piala AFC. Pada ajang tersebut pasukan Stefano Cugurra, berada di Grup G bersama dengan Hanoi FC, Beoung Ket, serta pemenang play-off yang diikuti tim asal Myanmar, Brunei, dan Laos.


