Frank Lampard resmi lengser dari posisinya sebagai manajer Chelsea menyusul serangkaian hasil negatif di Liga Primer Inggris. Lebih lanjut, Thomas Tuchel dikabarkan akan segera ditunjuk sebagai penggantinya.
Pemecatan ini hanya berselang kurang dari 24 jam setelah Lampard memimpin Chelsea mengalahkan Luton Town 3-1 di Piala FA, Minggu (24/1). Namun, kemenangan itu tidak mengubah pendirian petinggi Chelsea terhadap Lampard.
"Chelsea FC hari ini resmi berpisah dengan pelatih kepala Frank Lampard. Ini adalah sebuah keputusan sangat sulit yang dibuat oleh pemilik dan direksi klub," demikian pernyataan resmi Chelsea di laman resmi.
"Kami berterima kasih kepada Lampard atas pencapaiannya sebagai pelatih di klub ini. Namun, serangkaian hasil dan performa belakangan ini tidak memenuhi ekspektasi klub, membuat klub kini duduk di papan tengah tanpa adanya jalur yang jelas untuk perbaikan berkelanjutan."
"Tidak pernah ada waktu yang tepat untuk berpisah dengan legenda klub seperti Frank, tetapi setelah pertimbangan yang panjang, diputuskan bahwa perubahan diperlukan sekarang agar klub bisa meningkatkan kinerja dan hasil di musim ini."
"Klub tidak akan membuat pernyataan baru hingga pelatih kepala yang baru diumumkan."
Lampard, 42 tahun, mampu membawa Chelsea finis empat besar di EPL musim lalu. Torehan tersebut tergolong impresif karena itu adalah musim debutnya melatih Chelsea dan juga di tengah embargo transfer.
Ia pun mendapat ganjaran dari klub, yakni gelontoran dana untuk belanja pemain senilai lebih dari £200 juta. Harapannya, Chelsea bisa mempersempit gap dengan Manchester City dan Liverpool untuk bersaing di tangga juara.
Goal/GettyNamun, rekrutan baru nan mahal seperti Timo Werner dan Kai Havertz kesulitan memenuhi ekspektasi tinggi di Stamford Bridge seiring dengan terus menurunnya performa The Blues di musim 2020/21.
Dalam laga terbaru di EPL, Chelsea takluk 2-0 dari Leicester City dan membuat mereka kini terdampar di peringkat sembilan klasemen. Itu adalah kekalahan kelima Chelsea dalam delapan partai EPL terakhir.
Selain itu, Lampard juga tercatat sebagai manajer dengan rataan poin terendah di EPL di era Roman Abramovich (1,67 poin per laga). Posisi sang legenda The Blues pun sudah tidak bisa diselamatkan.
Sementara itu, koresponden Chelsea untuk Goal mengabarkan bahwa Chelsea akan menunjuk Tuchel sebagai penggantinya untuk menduduki kursi panas di Stamford Bridge.
Tuchel sedang dalam posisi lowong setelah dipecat Paris Saint-Germain pada akhir Desember lalu. Sebelumnya, Chelsea juga dikaitkan dengan pelatih top lain seperti Massimiliano Allegri hingga Brendan Rodgers.
Pelatih asal Jerman itu diyakini sebagai sosok yang tepat untuk membuat dua kompatriotnya di Chelsea, Werner dan Havertz, bersinar kembali, begitu pula halnya dengan Christian Pulisic yang pernah dilatihnya di Borussia Dortmund.




