Juara bertahanan J1 League, Kawasaki Frontale secara resmi mengumumkan perekrutan Chanathip Songkrasin. Bintang timnas Thailand tersebut didatangkan dari sesama klub Liga Jepang Consadole Sapporo.
Kepindahan Chanathip ke Kawasaki Frontale, tidak mengejutkan. Sejak beberapa hari lalu, sudah terdengar kabar pesepakbola berusia 28 tahun tersebut bakal memperkuat klub itu untuk musim depan.
Performa gemilang yang ditunjukkan Chanathip membuat Kawasaki Frontale tertarik untuk memboyongnya. Diyakini kehadiran manran pilar BEC Tero Sasana tersebut membuat lini serang klub itu makin mantap.
"Kami ingin menginformasikan bahwa Chanathip, yang sebelumnya main untuk Hokkaido Consadole Sapporo musim lalu, sudah memutuskan untuk bergabung pada musim ini dengan transfer penuh," demikian pernyataan Kawasaki Frontale dalam laman resminya.
Kawasaki Frontale menjadi klub Jepang kedua yang dibela Chanathip. Pada 2017, pemain berjulukan Messi Thailand tersebut membela Consadole Sapporo dengan status pinjaman dari Muangthong United.
Dua tahun kemudian, Consadole Sapporo memberikan kontrak permanen untuk Chanathip. Selama berseragam klub tersebut ia bermain sebanyak 123 pertandingan dengan mencetak 15 gol, dan 22 assist.
Kabarnya, Kawasaki Frontale mengeluarkan dana sebesar €3,5 juta atau sekitar Rp56 miliar untuk merekrut Chanathip. Nominal tersebut disebut memecahkan rekor transfer domestik tertinggi dalam sejarah J.League.
"Saya bersyukur atas kesempatan main di Kawasaki Frontale. Saya ingin memaksimalkan pengalaman ini agar bisa berkontribusi buat tim di dalam dan luar lapangan," kata Chanathip.
"Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai target kami di dalam dan di luar lapangan, jadi tetap dukung kami sepenuh hati," Chanathip menambahkan.
Bukan cuma di klub saja, Chanathip juga menunjukkan impak untuk timnas Thailand. Ia membawa skuad Gajah Perang kampiun Piala AFF 2020 dan terpilih sebagai pemain terbaik ajang tersebut.
