Barcelona menerima pukulan telak beberapa hari sebelum bergulirnya musim baru, setelah klub secara resmi mengumumkan cedera pemain Swedia mereka, Roony Bardghji, berupa robekan ligamen anterior lutut kanannya.
Pengumuman Barcelona ini datang untuk menegaskan kekhawatiran yang muncul dalam beberapa jam terakhir, setelah pemain tersebut mengalami cedera selama latihan tim, di tengah indikasi awal mengenai keseriusan cedera dan kemungkinan absennya dalam waktu yang lama.
Klub Catalan itu menjelaskan dalam pernyataan melalui situs resmi mereka bahwa Bardghji akan menjalani operasi dalam beberapa hari mendatang, tanpa menentukan durasi absennya dari lapangan, sambil menunggu operasi dan evaluasi kondisinya secara menyeluruh.
Pukulan ini semakin berat bagi pemain Swedia tersebut karena cedera kali ini terjadi pada lutut kanan yang sama, yang sebelumnya pernah mengalami robekan ligamen anterior selama periodenya bermain bersama Kopenhagen.
Bardghji, yang berusia 20 tahun, tengah bersiap untuk musim baru bersama Barcelona, setelah tampil bersama tim pada musim lalu dalam 28 pertandingan resmi di berbagai kompetisi.
Pemain itu menjalani 21 pertandingan di Liga Spanyol, di samping 5 pertandingan di Liga Champions Eropa, satu pertandingan di Piala Raja Spanyol dan satu lagi di Piala Super Spanyol, serta mencetak dua gol dan memberikan 4 assist.
Kebutuhan pemain tersebut untuk menjalani tindakan operasi diperkirakan akan menjadi pukulan berat bagi rencananya bersama Barcelona, terutama karena cedera ligamen anterior biasanya membutuhkan waktu pemulihan dan rehabilitasi yang panjang sebelum kembali ke lapangan.
Bardghji merupakan salah satu pemain yang diselimuti spekulasi mengenai masa depannya bersama Barcelona selama periode bursa transfer musim panas, karena ia terbuka untuk pergi, baik melalui peminjaman maupun transfer dengan adanya opsi pembelian kembali.
Namun, cedera baru ini bisa jadi membalikkan perhitungan pemain dan klub secara total, setelah fokus kini tertuju pada perjalanan pemulihan dan kembali ke lapangan alih-alih mencari tujuan baru.
Cedera sayap Swedia ini datang pada waktu yang sangat sulit bagi Barcelona, yang tengah bersiap menyambut bergulirnya musim baru, sehingga kehilangannya menjadi pukulan tambahan bagi tim sebelum dimulainya kompetisi resmi.


