Al Ahly Mesir secara resmi memastikan masa depan pemainnya, Emam Ashour, di tengah kontroversi yang beredar seputar masa depannya pada periode terakhir, tepatnya setelah berakhirnya Piala Dunia 2026.
Kabar seputar kemungkinan hengkangnya Emam Ashour dari benteng merah pada musim panas ini semakin meningkat, di tengah ketertarikan dari klub-klub Turki dan Arab Saudi.
Namun, Al Ahly mengakhiri kontroversi dalam berkas Emam Ashour, dan secara resmi mengumumkan perpanjangan kontraknya, sehingga ia akan terus berada di barisan tim merah hingga tahun 2030.
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora
Al Ahly menyatakan dalam pernyataan resmi yang dirilis pada jam-jam pertama pagi hari Rabu ini: "Emam Ashour, pemain tim utama sepak bola, telah memperpanjang kontraknya dengan klub hingga tahun 2030. Hal ini terjadi dalam pertemuan yang mempertemukannya dengan Dr. Essam Salah El-Din, ketua sektor kontrak, yang menuntaskan seluruh prosedur administratif dan finansial dengan koordinasi penuh bersama Kapten Wael Gomaa, direktur sepak bola."
Pernyataan itu menambahkan: "Selama pertemuan tersebut, pemain menegaskan rasa terima kasihnya yang penuh kepada Al Ahly dan para pendukungnya yang besar, serta keinginannya untuk melanjutkan kariernya bersama klub pada tahun-tahun mendatang."
Al Ahly bersiap menjalani pertandingan keduanya di Liga Utama Mesir, pada Jumat malam mendatang melawan Zed, dengan catatan bahwa Emam Ashour absen dari pertandingan pertama yang dimenangkan tim merah melawan El Sharqia Enppi (3-2).



