Rencana Transfer & Jadwal Pramusim Paris Saint-Germain

Komentar()
Getty Images
Belanja lagi atau mempertahankan bintangnya, PSG dipastikan akan menjalani musim panas yang sibuk.

Musim 2018/19 tidak bisa dibilang memuaskan untuk klub kaya seperti Paris Saint-Germain. Bersama pelatih baru Thomas Tuchel, mereka memang berhasil menguasai Ligue 1 Prancis, tapi itulah satu-satunya titel mayor yang direngkuh Les Parisiens di musim lalu.

PSG masih mengalami sindrom Eropa. Eliminasi dramatis nan kontroversial dari Manchester United di babak 16 besar Liga Champions jadi noktah hitam buat kampanye PSG. Belum lagi dengan kekalahan mengejutkan dari Rennes di final Coupe de France.

Tuchel bersama dengan presiden Nasser Al-Khelaifi dan direktur olahraga anyar Leonardo wajib memutar otak di musim panas ini. Manuver transfer yang bijak dan tepat sangat dinantikan fans demi musim 2019/20 yang lebih baik.
 


JADWAL PRAMUSIM


Lawan Waktu Tempat
vs Inter Milan 27 Juli Macau Olympic Stadium
vs Espanyol 30 Juli Suzhou Olympic Stadium

Tahun lalu, PSG mengikuti International Champions Cup yang membuat agenda pramusim mereka cukup sibuk. Namun, kali ini Neymar dkk. tidak ambil bagian dalam turnamen pramusim bergengsi itu sehingga jadwal pramusim mereka pada 2019 lebih lowong.

Sejauh ini, PSG baru punya dua jadwal laga uji coba, melawan Inter Milan dan Espanyol. Bagaimanapun, PSG akan tetap melanglang ke Asia karena kedua laga pramusim tersebut dihelat di wilayah Tiongkok. 
 


RENCANA TRANSFER


De Ligt Pogba mix

Liga Champions masih menjadi obsesi PSG yang belum kesampaian. Oleh karena itu, pihak QSI (Qatar Sports Investments) selaku pemilik klub dipastikan akan tetap menggelontorkan uang demi pemain baru di bursa transfer walau tidak akan jor-joran seperti dalam beberapa tahun terakhir. 

Pemain yang belakangan ini paling santer dikaitkan dengan kepindahannya ke Parc des Princes adalah Matthijs de Ligt. PSG dkabarkan berhasil mengangkangi tim-tim seperti Barcelona, Juventus, dan Manchester United untuk memboyong bek sentral berbakat milik Ajax ini. 

Meski begitu, kebutuhan paling mendesak ada di lini tengah. Semenjak ditinggal Thiago Motta dan Blaise Matuidi, PSG tak punya gelandang physical yang bisa menjaga kestabilan di lini tengah. Kehadiran Leandro Paredes pada Januari lalu tak banyak membantu sehingga bek sentral Marquinhos sempat ditarik ke depan.    

Gelandang pekerja keras seperti N'Golo Kante (Chelsea) masih jadi idaman walau sangat sulit diwujudkan. Target paling realistis mengarah kepada dua nama, Ander Herrera (Manchester United) dan Tanguy Ndombele (Lyon). Herrera bisa ditransfer gratis, sedangkan Ndombele bakal lebih sulit diboyong karena banderolnya yang amat mahal, dikabarkan bisa mencapai €100 juta

PSG juga masih mengidamkan sejumlah incaran mewah, seperti duo bintang United, Paul Pogba dan David De Gea, hingga Antoine Griezmann (Atletico Madrid). Namun, aturan Financial Fair Play bakal menghalangi mereka untuk bergerak bebas di musim panas ini.

Adrien Rabiot Neymar PSG Paris Saint-Germain 2018-19

PSG juga harus bersiap untuk kehilangan sejumlah pemain pilarnya di musim panas ini. Pernyataan Nasser Al-Khelaifi baru-baru ini memicu spekulasidi mana sang presiden mengaku tidak akan menoleransi para pemain yang punya tingkah laku selebriti dan yang tidak memberikan segalanya.

Ini bisa menjadi sindiran tajam buat Neymar, apalagi Al-Khelaifi juga menyebut tidak ada yang memaksa penyerang Brasil itu untuk bergabung dengan PSG pada 2017 lalu. Lebih lanjut, proyek PSG untuk membangun kesuksesan klub di sekeliling Neymar bisa dianggap kurang berhasil. 

Dengan demikian, kans Neymar untuk hengkang di musim panas ini bakal membesar, dengan Real Madrid dan Barcelona terus memantau perkembangannya. 

Kiper Gianluigi Buffon sudah dipastikan hengkang, sementara gelandang Adrien Rabiot bakal menyusul. Rabiot sudah diasingkan sejak paruh kedua musim lalu akibat menolak perpanjangan kontrak. Juventus dikabarkan bakal menjadi destinasi favoritnya.  

Sejumlah pemain lain yang berpeluang pergi adalah Thomas Meunier, yang dikabarkan akan merapat ke Arsenal atau Manchester United. Julian Draxler juga diisukan akan angkat kaki lantaran sulit mendapatkan tempat utama.
 


FORMASI & TAKTIK


GFXID PSG 2019/20?

Pelatih Thomas Tuchel dipastikan tetap akan memegang kendali klub kendati menjalani musim debut yang kurang memuaskan. Formasi 4-3-3 selama ini jadi andalan Tuchel, tapi beberapa kali ia memakai formasi tiga bek dengan varian 3-4-3 dan 3-5-2.

Sembari menunggu manuver transfer PSG, Menarik dinanti apakah di musim depan Tuchel akan berani untuk menggeser para bintang veteran seperti Thiago Silva, Edinson Cavani, Dani Alves, dan menggantikan mereka dengan para pemain yang lebih muda. 

Tuchel bisa memulai dari lini belakang di mana ada sejumlah bek muda potensial yang siap mengunci posisi inti seperti Thilo Kehrer dan Presnel Kimpembe. Kedatangan Matthijs de Ligt bisa menjadi penanda penting dalam perubahan ini. 

Di sektor tengah, PSG berharap kehadiran gelandang pekerja seperti Ander Herrera bisa melengkapi puzzle yang hilang di musim lalu. Trio MCN berpeluang dipertahankan kendati tampak rapuh seiring menuanya Edinson Cavani hingga rumor transfer Neymar. 
 


KAPAN KOMPETISI DIMULAI?


PSG sudah akan membuka kompetisi 2019/20 pada 3 Agustus mendatang ketika mereka menghadapi Rennes di Trophee des Champions atau Piala Super Prancis. Laga ini bisa jadi momen pembalasan Les Parisiens yang sempat dipecundangi Rennes di final Coupe de France bulan lalu. 

Seminggu berselang, tepatnya pada 11 Agustus, PSG bakal memulai kampanye mereka di Ligue 1 dengan menjamu Nimes sebelum kembali bertemu Rennes di pekan kedua. 

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Saatnya Matthijs De Ligt memilih yang terbaik. 🧐

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Tutup