Mengejar kesempurnaan, itulah tajuk agenda transfer Manchester City jelang mengarungi musim 2019/20.
Bicara soal kualitas skuad, The Cityzens memang sudah nyaris komplet. Musim kemarin menjadi bukti, mereka mampu mendominasi kancah domestik terbukti dengan raihan treble -- Liga Primer Inggris, Piala Liga dan Piala FA -- sehingga praktis hanya kompetisi Eropa yang belum mereka kuasai.
Liga Champions jelas kini menjadi target utama City dan manajer Pep Guardiola sadar betul akan hal tersebut. Membawa City mencetak sejarah di level Eropa memang menjadi tantangan terbesarnya ketika meneken kontrak di Etihad Stadium tiga tahun lalu.
Selama tiga musim terakhir, City tak pernah melangkah lebih jauh dari babak perempat-final Liga Champions. Bahkan dalam dua musim terakhir, mereka selalu kandas dari sesama wakil Inggris, yakni Liverpool dan Tottenham Hotspur secara beruntun.
Guardiola wajib membawa mental juara yang sudah tertanam di level domestik ke panggung yang lebih besar. Selain itu, sang juru taktik juga tetap mengevaluasi kekurangan timnya musim lalu dan menambah kualitas untuk mewujudkan ambisi besar pemilik klub.
RENCANA TRANSFER
Getty ImagesMembenahi pertahanan, sama seperti yang sudah dilakukan dalam beberapa musim terakhir, terus dilakukan City. Pun demikian dengan langkah meregenerasi skuad sedang dikampanyekan.
Beberapa bintang andalan terutama dari era manajer Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini satu persatu akan dan telah melewati masa keemasan. Beberapa di antara mereka bahkan sudah mengumumkan perpisahan dengan klub salah satunya kapten Vincent Kompany pada musim 2018/19 kemarin.
Peran krusial Fernandinho sebagai gelandang bertahan yang nyaris tak tergantikan di era Guardiola juga wajib dicari penggantinya. Untuk sektor ini, Guardiola dan City sudah bergerak cepat dengan menebus klausul rilis Rodri dari Atletico Madrid senilai €70 juta, menjadikannya sebagai pembelian termahal dalam sejarah City.
Yang santer diberitakan adalah keinginan City menggaet Harry Maguire dari Leicester City. Hanya saja, untuk perburuan bek tim nasional Inggris tersebut City kemungkinan akan kalah dari rival sekota mereka, Manchester United yang kabarnya tinggal selangkah lagi memboyongnya.
Getty ImagesSisi kiri pertahanan juga menjadi fokus pembehanan City jelang musim baru. Memperpanjang kontrak Oleksandr Zinchenko, gelandang yang cemerlang ketika diplot sebagai bek kiri, serta memulangkan bekas anggota akademi tim, Angelino dari PSV sudah mereka lakukan.
Sebenarnya Guardiola masih punya Benjamin Mendy untuk sektor ini, akan tetapi sang manajer enggan mengamgbil risiko lebih besar dan dua langkah tersebut sebagai antisipasi apabila sang penggawa internasional Prancis kembali bermasalah dengan cedera ACL kambuhannya.
Secara umum, praktis City tidak terlalu sibuk pada bursa transfer musim panas ini. Hanya sedikit rumor transfer masuk yang dihubungkan dengan mereka, salah satunya rencana mendatangkan Joao Cancelo dari Juventus. Untuk posisi bek kanan, membeli Cancelo bukan prioritas mengingat mereka baru memperpanjang masa bakti Kyle Walker dan masih punya Danilo sebagai pelapis.
Pun demikian dengan transfer keluar. Baru Kompany yang resmi pulang ke Anderlecht dan Fabian Delph yang dipinang Everton. Selebihnya sebatas rumor yang tipis untuk terealisasi seperti Leroy Sane yang dibidik Bayern Munich serta Gabriel Jesus yang beberapa kali diberitakan tak bahagia dan ingin pergi.
FORMASI & TAKTIK

Formasi 4-3-3 akan selalu menjadi pakem andalan Guardiola di City, dengan variasi tertentu menjadi 4-5-1 atau 4-1-4-1.
Pola tiki-taka dengan penerapan bola-bola panjang yang efektif sudah terbukti ampuh mampu merajai kompetisi sepakbola Inggris. Tidak akan ada banyak hal yang berubah dari sistem permainan City tersebut, hanya mentalitas di Eropa yang harus mereka kembangkan.
Kedatangan Rodri jelas akan menjadi penyempurnaan skema Guardiola yang butuh tipe pemain seperti Sergio Busquets semasa melatih Barcelona. Hanya proses adaptasi sang gelandang Spanyol bakal menjadi sorotan nantinya.
Jika Rodri mampu mengatasi tantangan barunya sebagai deep-lying midfielder secara cepat, maka akan sempurna untuk Guardiola. Namun apabila tidak, maka masih ada Fernandinho yang tersedia meski harus terus menjaga kebugaran di usia yang menginjak 34 tahun.
Sementara untuk lini-lini lainnya, Guardiola tidak terlalu ambil pusing karena jarak kualitas antara pemain inti dengan pelapis tidak terlalu jauh. Sebut saja misalnya Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne absen, masih ada David Silva hingga wonderkid Phil Foden yang siap tampil.
Di sektor depan, ada Gabriel Jesus, Leroy Sane, Riyad Mahrez yang siap bergantian dengan Sergio Aguero, Raheem Sterling dan Bernardo Silva. Sedangkan di belakang, Aymeric Laporte bakal terus jadi pilihan utama, dengan John Stones dan Nicolas Otamendi bakal bersaing mencuri perhatian.
JADWAL PRAMUSIM
| Lawan | Waktu | Tempat |
| vs West Ham United | 17 Juli 2019 | Nanjing Olympic Sports, Nanjing |
| vs Newcastle United/Wolverhampton Wanderers | 20 Juli 2019 | Hongkou Stadium, Shanghai |
| vs Kitchee | 24 Juli 2019 | Hong Kong Stadium, Hong Kong |
| vs Yokohama F. Marinos | 27 Juli 2019 | Nissan Stadium, Yokohama |
Agenda pramusim akan dihabiskan City di Asia. Setelah sempat dibuat jengkel karena dua kali mengalami penundaan penerbangan ke Tiongkok dalam sepekan terakhir, pasukan Guardiola akhirnya menuju Negeri Tirai Bambu untuk melakoni Trofi Liga Primer Asia.
Di sana, mereka akan menghadapi West Ham United di Nanjing dan jika memenangkan pertandingan tersebut, mereka akan melangkah ke final dan berebut trofi tiga hari berselang di Shanghai dengan menghadapi pemenang laga antara Newcastle United dan Wolverhampton Wanderers.
Setelah itu, City akan terbang ke Hong Kong untuk menjalani partai persahabatan lawan raksasa Hong Kong, Kitchee sebelum kemudian pergi ke Jepang untuk bertemu klub mitra mereka di J.League, Yokohama F. Marinos.
Guardiola membawa total 27 pemain untuk tur Asia, minus mereka yang baru berlaga di Copa America tahun ini. Dari jumlah tersebut terdapat deretan pemain muda yakni Lukas Nmecha, Nabil Touazi, Gavin Bazunu, Tommy Doyle, Iker Pozo, Luke Bolton, Taylor Harwood-Bellis, Adrian Bernabe, Ian Poveda dan Ben Knight yang siap membuat sang manajer terkesan.
KAPAN KOMPETISI DIMULAI?


