Tottenham Hotspur berharap bangkit dari kekalahan di final Liga Champions musim lalu, sekaligus memperbaiki catatan mereka di Liga Primer Inggris.
Sempat menjadi pesaing Manchester City dan Liverpool dalam pertarungan gelar liga, tim Mauricio Pochettino oleng di sepertiga musim lalu dan harus puas finis keempat, terpaut 27 poin dari tim polesan Pep Guardiola yang menjadi kampiun untuk kedua kali beruntun.
Pencapaian Spurs di kompetisi lainnya juga agak mengecewakan. Hugo Lloris dkk kalah dari Chelsea di semi-final Pial Liga, sementara petualangan mereka di Piala FA pun jauh lebih pendek, cuma sampai putaran keempat usai disingkikan Crystal Palace.
Padahal, tim asuhan Pochettino saat ini digadang sebagai tim terbaik yang pernah dimiliki sepanjang sejarah Spurs.
RENCANA TRANSFER
Twitter/TottenhamTottenham termasuk tim yang paling irit di lantai bursa. Bahkan di dua jendela transfer terakhir the Lilywhites nihil belanja.
Di musim panas ini klub London tersebut akhirnya pecah telur. Mereka mengakuisisi gelandang Tanguy Ndombele dari Lyon seharga £62,8 juta, dengan £53,8 juta dibayar di muka plus £9 juta jika klausul terpenuhi.
Ndombele menandatangani kontrak enam tahun untuk menjadi rekrutan termahal sepanjang sejarah Tottenham, mengalahkan transfer Davinson Sanchez yang diangkut dari Ajax £42 juta 678 hari sebelumnya.
Beberapa saat sebelum mengonfirmasi transfer Ndombele, Tottenham juga merekrut sayap belia Jack Clarke dari Leeds United dan mengirimnya kembali ke klub Championshiip tersebut untuk musim 2019-20.
Tapi untuk bisa bersaing dengan tim-tim elite lainnya, Tottenham jelas butuh tambahan pemain lain. Penggawa AS ROma, Nicolo Zaniolo, yang dihargai £40 juta, merupakan target utama Tottenham lainnya. Tottenham bahkan mengiming-imingi Kieran Trippier dan Danny Rose kepada klub Seri A itu, tapi mereka tampaknya lebih tertarik mendapatkan Toby Alderweireld.
Kebetulan, bek 30 tahun ini memasuki tahun terakhir dalam kontraknya, dan hanya akan bernilai £25 juta jika transfer dirampungkan setidaknya 14 hari sebelum penutupan bursa jual beli pemain pada 8 Agustus.
Spurs juga ingin menambah full-back muda dan serba bisa Ryan Sessegnon dalam skuad mereka, tapi harus bisa membujuk Fulham menurunkan banderol £45 juta untuk pemain 19 tahun ini.
The Lilywhites berserk hingga ke La Liga Spanyol untuk menyasar pemain yang sesuai kebutuhan mereka. Gelandang Giovani Lo Celso dari Real Betis dan Dani Ceballos milik Real Madrid turut menjadi incaran, namun lagi-lagi mereka terbentur fulus.
Satu nama lagi yang turut gencar dikaitkan dengan Spurs adalah mantan pemain termahal dunia Gareth Bale, yang tak masuk rencana pelatih Zinedine Zidane di Madrid.
JADWAL PRAMUSIM
| Lawan | Waktu | Tempat |
| vs Juventus | 21 Juli 2019 | Singapore National Stadium, Kallang |
| vs Manchester United | 25 Juli 2019 | Hongkou Stadium, Shanghai |
| vs Real Madrid | 30 Juli 2019 | Allianz Arena, Munich |
| vs Inter Milan | 4 Agustus 2019 | Tottenham Hotspur Stadium, London |
Tottenham memulai persiapan pramusim 2019-20 di Asia musim panas ini, dengan pertandingan di Singapura dan Tiongkok, sebelum pulang ke London via Jerman.
Laga persahabatan mereka melawan Juventus pada 21 Juli di ajang International Champions Cup (IIC) dan berpotensi menghadapi Cristiano Ronaldo serta pemain anyar mereka Matthijs De Ligt.
Dilanjutkan dengan Derbi Liga Primer pada 25 Juli, ketika Spurs jumpa Manchester United di Shanghai dan mereka menuju Jerman untuk bertemu Real Madrid pada 30 Juli.
Inter Milan menjadi laga pemanasan penutup untuk tim London Utara ini dan pertandingan tersebut dihelat di kandang sendiri, Tottenham Hotspur Stadium pada 4 Agustus.
KAPAN PRAMUSIM DIMULAI?
Tottenham memulai kampanye Liga Primer di kandang untuk pertama kalinya sejak 2010 ketika menjamu Aston Villa pada 10 Agustus.
Tapi mereka juga ditunggu Manchester City dua pekan kemudian, diikuti dengan Newcastle United dan derbi London versus Arsenal di pekan berikutnya.
FORMASI DAN TAKTIK
GoalDengan minimnya aktivitas transfer musim panas ini, formasi impian Tottenham kemungkinan tak mengalami banyak perubahan. Terpenting bagi The Lilywhites adalah mempertahankan bintang mereka, khususnya Toby Alderweireld dan Christian Eriksen. Masalah di lini tengah sudah terpecahkan dengan mengakuisisi Ndombele, jadi kini saatnya klub fokus memperkuat lini belakang.
Kieran Trippier telah hengkang ke Atletico Madrid, untuk menggantikannya, Tottenham layak melirik pemain muda Norwich City Max Aarons. Pemain 19 tahun ini, yang menyumbang enam assist di Championship musim lalu, bisa menjadi andalan bek kanan Tottenham untuk sepuluh ke depan jika ia mampu berkembang dengan baik.
Di sektor kiri, menurut kabar yang berkemban Spurs akan menargetkan Lucas Digne dari Everton jika Rose hengkang. The Toffees sepertinya bakal meminta harga tinggi untuk menebus pemain yang tampil impresif di musim debutnya, tapi Tottenham juga diyakini punya dana cukup andai mereka sukses melepas Rose. Digne mencetak empat gol dan empat assist di Liga Primer 2018-19.
Jika Eriksen bertahan, maka Pochettino bisa memainkan pola 4-2-3-1 dengan pemain Denmark tersebut bermain lebih ke dalam untuk membantu Ndombele dan Harry Winks di tengah.


