Samir Nasri - Pemain TerlupakanGoal

Dari Wonderkid Menjadi Pesakitan - Bagaimana Karier Samir Nasri Remuk Redam

Karier sepakbola profesional Samir Nasri, sudah tamat. Ia mengumumkan secara resmi gantung sepatu saat usianya menginjak 34 tahun, pada 26 September 2021.

Sebagai pesepakbola, usia Nasri belum terlalu tua. Namun, akibat performanya yang makin jeblok, ditambah dengan skandal yang menimpanya membuat ia mantap untuk pensiun.

Tidak ada yang pernah menyangka perjalanan Nasri, selesai secepat ini. Ia mempunyai kemampuan yang oke dalam mengolah bola, dituntang akurasi umpan membuat kariernya melesat ketika berumur belasan tahun.

Nasri menimba ilmu di akademi Olympique Marseille. Pada 2004, ia lantas mendapat kepercayaan untuk memainkan laga debutnya bersama klub asal Prancis tersebut saat usia 17 tahun.

Selama empat musim membela Marseille, Nasri tampil sebanyak 166 pertandingan. Penampilan ciamik yang ditunjukkannya membuat Arsenal, tertarik untuk memboyongnya dengan mahar sebesar £12 juta, pada 2008.

Bersama Arsenal, Nasri terus berkembang. Namun, setelah tiga tahun mengabdi dan gagal mempersembahkan trofi satu pun, ia memutuskan hengkang ke Manchester City.

Di Manchester City, Nasri akhirnya merasakan nikmat juara. Ia membawa The Citizens, merengkuh dua gelar Liga Primer Inggris dan satu Piala Liga Inggris.

Sayang penampilan Nasri, mulai menurun akibat mengalami cedera tendon yang membuat absen panjang. Manchester City, meminjamkannya ke Sevilla pada 2016 selama satu musim.

Samir Nasri Manchester City Arsenal Premier LeagueGetty/Goal

Pada musim berikutnya, Nasri dilepas ke klub Turki, Antalyaspor dengan durasi kontrak selama dua tahun. Akan tetapi, masa baktinya di kesebelasan Super Lig tersebut cuma berlangsung setengah musim, karena ia memutuskan penghentian kerja sama.

Nasib apes menimpa Nasri, beberapa pekan usai cabut dari Antalyaspor. Ia dijatuhkan hukuman larangan bermain selama 18 bulan oleh UEFA, karena terjerat kasus doping.

Nasri menolak disebut sebagai pengguna doping. Ia meyatakan obat yang diterima adalah vitamin untuk mengatasi penyakit yang dideritanya

"Sebuah insiden yang benar-benar menyakiti saya dan mengubah hubungan saya dengan sepakbola, skorsing saya. Saya merasa itu lebih dari tidak adil karena saya tidak menggunakan obat-obatan," kata Nasri, dikutip dari Sky Sports.

"Itu hanya suntikan vitamin karena saya sakit. Hal tersebut justru menyingkirkan saya dari lapangan," Nasri melanjutkan.

Usai menjalani masa hukuman, Nasri direkrut West Ham United pada akhir musim 2019. Ia cuma bertahan selama setengah musim, karena The Hammers, memutuskan tidak melanjutkan kontraknya.

Lalu, Nasri mencoba peruntungan dengan membela klub Belgia, Anderlecht. Lagi-lagi kariernya berjalan singkat, karena Anderlecht, memilih melepasnya pada Juli 2020, dan tak punya sampai akhirnya gantung sepatu.

Bicara soal membela timnas Prancis, Nasri telah 41 kali melakoni pertandingan dan mencetak lima gol. Penampilan terakhirnya berseragam Les Blues terjadi dikalahkan Ukraina 2-0, pada 2013.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0