Noel Le Graet 2023Getty Images

Remehkan Zinedine Zidane, Presiden FFF 'Diistirahatkan'

Komite eksekutif (Exco) federasi sepakbola Prancis (FFF) akhirnya memutuskan untuk 'mengistirahatkan' Noel Le Graet dalam rapat luar biasa yang digelar di Paris, Rabu (11/1) malam WIB.

Keputusan Exco itu berdasarkan pernyataan Le Graet yang terkesan meremehkan salah satu legendari Negeri Anggur, Zinedine Zidane, terkait kemungkinan menjadi pelatih tim nasional. FFF sebelumnya telah memutuskan memperpanjang kontrak Didier Deschamps sebagai arsitek tim Ayam Jantan hingga 2026.

Le Graet sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf dengan menyebutkan pernyataannya sebagai salah tafsir oleh banyak kalangan. Kendati demikian, pernyataan maaf itu tidak mengubah nasibnya sebagai presiden FFF.

Pernyataan itu akhirnya menuai kecaman yang memaksa Exco menggelar rapat luar biasa. Le Graet bisa menempati jabatannya setelah hasil pemeriksaan yang dilakukan kementerian olahraga Prancis.

“Noel Le Graet dan komite eksekutif telah menemui kesepakatan dalam rapat luar biasa FFF hari ini di Paris, dan memilih mundur dari tugasnya sebagai presiden federasi sampai pemeriksaan yang dilakukan kementerian olahraga berakhir, dan sudah ada hasilnya,” demikian pernyataan FFF melalui laman resmi mereka.

“Exco FFF juga telah memutuskan untuk memberhentikan Florence Hardouin, manajer umum FFF, sebagai tindakan pencegahan.”

“Mulai hari ini, Philippe Diallo, wakil wakil presiden FFF, akan bertindak sebagai interim dari kedua fungsi tersebut.”

Zidane menjadi salah satu legendaris sepakbola di Prancis selain Just Fontaine dab Michael Platini. Bahkan Prancis untuk kali pertama menjadi juara ketika Zidane menjadi bagian tim di Piala Dunia 1998, dan finalis di edisi 2006.

Zidane pun turut membantu Prancis menjadi juara Piala Eropa 2000 sekaligus menghentikan paceklik gelar di benua biru setelah terakhir kali meraih hasil itu di edisi 1984. Sebagai pemain, Zidane mengantongi 108 caps untuk Prancis.

Zidane masih menganggur sejak meninggalkan Madrid pada Mei 2021, setelah memimpin klub ibu kota Spanyol meraih tiga gelar Liga Champions dan dua gelar La Liga selama dua periode jabatannya.

Pria berusia 50 tahun itu juga disebut-sebut sebagai kandidat untuk mengambil alih pelatih kepala timnas Brasil. Sementara itu, Amerika Serikat dikabarkan juga telah melakukan pendekatan.

Iklan
0