Thomas Müller membetulkan mahkota emas di kepalanya lalu duduk di singgasana raksasa.
Pemain 36 tahun itu memang punya alasan untuk bersorak: Pada Shooting Challenge MLS, mantan bintang Bayern Munich itu pada Selasa malam mencatatkan rekor baru dan terutama membuat para komentator TV tak percaya sekaligus larut dalam euforia murni.
Dengan 79 poin, Müller melampaui catatan terbaik sebelumnya milik Evander, yang pada tahun lalu mencetak 72 poin. Pemain Brasil itu kemudian tampil sekali lagi di luar persaingan untuk menambah catatannya, dan juga meraih 79 poin. Setelah itu, Müller memasangkan mahkotanya kepada pemain FC Cincinnati tersebut.
Thomas Müller bersama Vancouver Whitecaps saat ini memimpin klasemen Wilayah Barat
"Saya suka Skills Challenge," kata Müller, yang tampak sangat bersemangat, dari singgasananya. Shooting Challenge merupakan bagian dari MLS All-Star Skills Challenge dan secara tradisional digelar pada malam sebelum MLS All-Star Game. Dalam ajang ini, para pemain MLS terpilih menunjukkan akurasi tembakan mereka dengan mengenai sebanyak mungkin sasaran di dalam dan sekitar gawang dalam waktu yang terbatas.
Selain Müller, tahun ini kapten tim nasional Amerika Serikat Tim Ream (Charlotte FC), kiper Piala Dunia Kanada Maxime Crépeau (Orlando City), dan Javier Ruiz (Club Necaxa) juga menjadi pemenang di kategori lainnya.
All-Star Game akan digelar pada Rabu malam (waktu setempat) di North Carolina. Selain Müller, penyerang Korea Selatan Heung-Min Son juga akan tampil di lapangan. Keduanya akan kembali berhadapan pada hari Minggu, ketika Müller bersama Vancouver Whitecaps menghadapi Los Angeles FC dalam laga puncak Wilayah Barat. Kedua tim saat ini memimpin klasemen dengan 33 poin.
