Eky Taufik Febriyanto - Persela LamonganAbi Yazid / Goal

Regulasi Usia Liga 1 Diharapkan Tak Bikin Pemain Muda Cepat Puas

Liga 1 2020 akan dilanjutkan kembali pada Oktober mendatang, sesuai dengan kebijakan PSSI yang diaminkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi profesional Indonesia.

Kompetisi dinilai penting untuk tetap dijalankan pada masa pandemi karena, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun depan, dan PSSI menilai kompetisi sebagai bagian dari persiapan timnas.

Regulasi usia pun dikeluarkan oleh PSSI dan LIB untuk mendukung lahir dan terasahnya bakat-bakat muda untuk membela timnas Indonesia U-19 dan U-20. Timnas U-19 yang menjadi cikal akan lebih dulu tampil pada Piala Asia U-19 tahun ini.

Kebijakan tersebut disambut positif oleh kalangan pelaku sepakbola nasional, termasuk bek sayap milik Persela Lamongan, Eky Taufik. Meski memberi dukungan penuh pada regulasi itu, Eky berharap para pemain muda tidak terlena untuk tetap memperlihatkan yang terbaik.

“Saya setuju saja karena kompetisi ini dilanjutkan sebagai persiapan timnas U-20 di Piala Dunia U-20 mendatang," buka Eky dikutip laman resmi Liga Indonesia.

"Saya suka-suka saja dengan adanya regulasi tersebut, hanya saja pemain U-20 jangan cepat puas karena sudah pasti mendapat kesempatan bermain,” sambung pemain berusia 29 tahun tersebut.

Eky Taufik - Persela & Ahmad Nufiandani - PS TNIGoal / Abi Yazid

Dari informasi yang beredar, setidaknya pada tiap pertandingan seluruh tim Liga 1 wajib memainkan minimal dua pemain di bawah usia 19 atau 20. Diharapkan regulasi ini bisa memberi jam terbang yang cukup pada pemain muda, serta memunculkan bakat-bakat baru.

Eky ingin para pemain yang diberi kesempatan nanti bisa memperlihatkan kerja keras dan kemampuan mereka dengan maksimal. “Mereka harus sadar bahwa kesempatan bermain itu untuk mengingatkan diri mereka sendiri sejauh mana kemampuan mereka," beber Eky.

"Karena banyak anak muda yang diberi kesempatan main, dan biasa-biasa saja. Mereka harus fight saat latihan dan pertandingan itu yang saya harapkan dari mereka di Piala Dunia mendatang,” tukasnya.

Regulasi usia bukan hal baru di kompetisi Indonesia. Pada 2017, hal tersebut pernah diterapkan demi kebutuhan Asian Games 2018 ketika Indonesia juga menjadi tuan rumah. Kala itu, seluruh tim diwajibkan memberi tiga pemain U-22 kesempatan bermain sebagai starter.

Eky Taufik Febriyanto - Persela LamonganAbi Yazid / Goal
Iklan
0