PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia sudah menetapkan bahwa seluruh kompetisi yakni Liga 1, Liga 2, dan 3 akan dilaksanakan pada Oktober mendatang, di tengah pandemi virus corona.
Hal tersebut diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Moch Iriawan, Minggu (28/6) malam, di kantor PSSI. PSSI juga sudah menerbitkan surat baru terkait pelaksanaan kompetisi di tengah kondisi luar biasa, untuk menggantikan surat sebelumnya terkait penghentian kompetisi karena keadaan kahar.
Kompetisi dilanjutkan dengan berbagai pertimbangan, utamanya perkembangan sepakbola Indonesia dan timnas Indonesia. Tidak lupa untuk keberlangsungan timnas Indonesia U-20 yang akan tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan, yang juga diselenggarakan di Indonesia.
“Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah untuk kepentingan timnas ke depan, agar pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya,” ungkap Iwan Bule, sapaan karib dari Iriawan.
“Saat mereka tidak menjalankan pemusatan latihan [TC], para pemain bisa berkompetisi di klub mereka masing-masing, baik Liga 1 dan Liga 2, karena pada umumnya mereka sudah milik klub,” imbuh Iriawan.
Goal IndonesiaTerkait regulasi pemain U-20 yang disuarakan oleh APSSI (Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia), Iriawan masih menunggu bagaimana pembahasan lebih lanjut, terutama dari Shin Tae-yong selaku manajer pelatih timnas Indonesia.
APSSI beberapa waktu lalu memang menyarankan agar setiap klub, baik Liga 1 atau Liga 2, wajib memainkan pemain U-20 pada setiap pertandingan. Seperti yang pernah terjadi di Liga 1 2017, ketika klub wajib memainkan pemain U-22 pada setiap pertandingan.
Kebijakan tersebut dilakukan tak lain dan tak bukan adalah untuk memberi jam terbang kepada para pemain muda yang berpotensi membela Indonesia di Piala Dunia U-20. Selain itu, menjadi wadah untuk bakat-bakat baru bermunculan dari klub.
"Nanti akan disesuaikan dengan jadwal kompetisi tersebut. Satu-dua hari ini Shin Tae-yong akan menyesuaikan dengan roadmap yang ada. Kepentingan klub terakomodir, kepentingan timnas juga demikian," ucap Iriawan.
"Nanti roadmap akan kami kirimkan, sehingga Shin Tae-yong dengan tim bulan Juli sudah bisa kembali ke Indonesia. Kemarin saya sudah rapat virtual dengan dia, nanti kita atur," kata Iriawan menambahkan.
Goal