Bos Barcelona, Quique Setien merasa ada yang janggal karena VAR tidak digunakan dengan baik setelah melihat kemenangan kontroversial Real Madrid atas Real Sociedad.
Madrid meraih kemenangan tipis 2-1 dalam lanjutan La Liga di Anoeta, Senin (22/6) dini hari WIB berkat penalti Sergio Ramos dan aksi Karim Benzema di babak kedua dan sukses menggusur Barcelona dari puncak klasemen.
Sociedad sempat berpikir telah menyamakan kedudukan ketika Adnan Januzaj membobol gawang Thibaut Courtois dari jarak jauh, namun gol tersebut dianulir karena Mikel Merino dianggap off-side lantaran menghalangi pandangan sang kiper Madrid.
Tuan rumah semakin dibuat meradang setelah Benzema tampak mengontrol bola dengan tangannya sebelum mencetak gol pada menit ke-70, yang disahkan wasit setelah melihat tayangan VAR di pinggir lapangan.
Barca sendiri gagal melebarkan jarak dengan Madrid setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Sevilla pada Sabtu (20/6) dini hari dan harus rela turun ke posisi kedua karena kalah rekor pertemuan.
Menjelang duel melawan Athletic Bilbao pada Rabu (24/6) dini hari WIB, Setien menyerukan agar VAR digunakan lebih efektif guna terus menerapkan keadilan di lapangan.
"Saya fokus pada kami sendiri," ujar sang pelatih Barcelona dalam jumpa pers sebelum laga. "Kami memiliki masalah sepakbola, tapi saya sangat senang dengan banyak hal yang kami lakukan."
"Kami menang dua kali dan imbang sekali. Kami mencetak enam gol dan belum kebobolan. VAR adalah alat yang kita miliki untuk membuat sepakbola lebih baik."
"Tapi kita harus menggunakannya dan memiliki realitas pandangan yang lebih jelas. Adil rasanya ada perdebatan setelah adanya beberapa momen yang ditinjau melalui VAR sementara yang lain tidak."
"Hal tersebut bisa menimbulkan anggapan bahwa VAR tidak digunakan dengan baik."




