Real Madrid mengumumkan penjualan Achraf Hakimi ke Inter Milan, dengan nilai transfer yang kabarnya mencapai angka sekitar €40 juta dan kontrak hingga 2025.
Menurut kabar, Real Madrid memasukkan klausul pembelian kembali dalam kontrak lima tahun sang wing-back.
"Real Madrid CF dan Inter Milan telah menyepakati transfer Achraf Hakimi," demikian pernyataan Los Blancos di laman resmi mereka.
"Klub ingin berterima kasih kepada Achraf atas dedikasi, profesionalisme, dan perilaku teladannya selama bertahun-tahun sejak dia datang ke akademi kami pada 2006 dan berharap ia sukses di fase barunya."
Hakimi diyakini akan kembali ke Santiago Bernabeu setelah dua musim gemilangnya di Borussia Dortmund. Pemain asal Maroko itu mengundang decak kagum di Liga Champions dengan gol dan assist-nya.
Namun, jika kembali ke Real Madrid setelah masa peminjamannya di Dortmund berakhir, Hakimi tampaknya harus bersaing dengan Dani Carvajal untuk memperebutkan tempat di skuad inti, padahal pemain berusia 21 tahun tampil reguler di Signal Iduna Park.
Hakimi akhirnya berlabuh di Inter. Ia berpeluang menjadi andalan untuk skuad Antonio Conte karena Antonio Candreva memasuki senja kariernya dan Victor Moses hanya berstatus pinjaman dari Chelsea.
Dengan sistem permainan Conte, Hakimi kemungkinan akan mengisi posisi sisi kanan lini tengah dalam formasi 3-5-2, yang beroperasi dalam peran wing-back kanan.
Getty ImagesHakimi, yang sebenarnya lahir di Madrid, adalah pemain internasional yang penuh untuk tim nasional Maroko, dengan sejauh ini sudah memiliki 28 caps dan menyumbang dua gol.
Mantan pemain timnas Maroko, Houssine Kharja, yang pernah bermain untuk Inter sebelum gantung sepatu, menyebut Nerazzurri sudah memantau perkembangan Hakimi selama dua tahun.
Direkrut Inter, Piero Sausilio, diduga meminta pendapat Kharja terkait potensi yang dimiliki Hamiki.
"Sausilio telah memantau dia sejak lama," ujar Kharja kepada Gianluca Di Marzio.
"Dua setengah tahun yang lalu, ketika masih di Real Madrid dan tidak bermain, ia mulai bertanya kepada saya tentang Hakimi beberapa kali. Inter adalah klub besar, dan taktik Conte akan sempurna untuknya."
"Ia sangat kuat. Selama bertahun-tahun di tim nasional, saya belum pernah melihat orang seperti dia. Ia sangat cerdas, dia akan bisa beradaptasi dengan sepakbola Italia."




