Real Madrid kini menyamai perolehan poin pemuncak klasemen FC Barcelona (15), yang baru akan bermain pada Rabu. Tim asuhan José Mourinho itu sempat unggul 0-2 pada Selasa saat menghadapi juru kunci Elche, tetapi tetap membuang dua poin setelah fase akhir laga yang penuh gejolak: 2-2. Supersub Espi mencetak gol penentu kemenangan pada masa injury time (2-3).
Dean Huijsen kurang beruntung karena sundulan kerasnya berhasil ditepis kiper Matías Dituro. Dituro yang sama kemudian secara tidak beruntung mencetak gol bunuh diri setelah 25 menit pertandingan berjalan. Kylian Mbappé menggandakan keunggulan setelah kerja awal yang bagus dari Yan Diomande.
Vinicius Júnior tampil aktif dan beberapa kali nyaris mencetak gol. Real Madrid menutup babak pertama dengan keunggulan 0-2 dan nyaris tidak mendapat masalah setelah jeda. Itu berubah ketika Abiel Osorio menjebol gawang saat waktu menyisakan dua puluh menit.
Comeback Elche tuntas ketika Fernando Niño menyelesaikan peluang dengan tenang pada menit ke-83. Para pendukung tim tuan rumah larut dalam kegembiraan, sementara di kubu Real Madrid yang terasa justru ketidakpercayaan.
Mourinho melakukan perubahan dengan memasukkan Carlos Espi dan Endrick, dalam upaya tetap mengamankan tiga poin. Sementara itu, waktu terus berjalan merugikan Real Madrid.
Real Madrid diselamatkan oleh pemain pengganti Espi pada masa injury time, dengan gol yang lahir berkat assist Mbappé. Dengan demikian, tim tamu lolos dari ancaman saat menghadapi juru kunci dan tetap membuntuti Barcelona.





