Martin Odegaard SC Heerenveen

Lebih Dewasa, Martin Odegaard Gemilang Bersama Real Sociedad

Empat setengah tahun berlalu sejak jatuh ke pelukan Real Madrid sebagai remaja berusia 16, Martin Odegaard akhirnya mulai memperlihatkan kegemilangannya di Spanyol, tetapi untuk Real Sociedad bukan Zinedine Zidane. 

Odegaard sekarang bukan lagi remaja dan berada di titik di mana harus memperlihatkan potensi yang dimilikinya, dan dia memilih untuk bergabung ke skuad Imanol Alguacil hingga musim panas tahun depan. 

Langkah ini kemudian terbukti tepat bagi Odegaard yang telah mencatat dua gol dari empat pertandingan LaLiga dan sejauh ini jadi salah satu pemain kunci Sociedad yang menempati peringkat tujuh klasemen sementara. 

Bintang Norwegia tersebut mencetak gol kemenangan 1-0 atas Mallorca pada Agustus lalu sebelum mencetak gol pembuka kemenangan 2-0 atas Atletico Madrid pada pekan lalu. 

Odegaard Mallorca Real SociedadLaLiga

Gol pertama Odegaard di LaLiga tercipta jelang pertandingan berakhir ke gawang Mallorca dan memperlihatkan ketenangan pemain berusia 20 ini saat menerima bola di kotak penalti. 

Dua pekan berlalu, giliran pasukan Diego Simeone babak belur oleh kegemilangan Odegaard. Dia meminta bola di tengah lapangan sebelum menjebol gawang di menit 58. Tidak lama kemudian Odegaard mengeksekusi tendangan bebas ke tiang jauh hingga menciptakan situasi yang mampu dimanfaatkan oleh Nacho Monreal. 

Secara keseluruhan, pemain Norwegia ini tidak membuang waktu untuk memperlihatkan pada rekan setimnya kemampuan menciptakan perbedaan pada musim ini - sebuah proses yang mengingatkan kita semua pada alasan mengapa El Real memboyongnya ke Spanyol. 

"Kita semua menjadi terbiasa dengan bakat hebat Martin," kata winger Mikel Oyarzabal pada VG. 

"Dia berbeda. Dia punya kemampuan untuk menciptakan perbedaan. Hal yang paling menjanjikan adalah, dia masih bisa mengembangkan permainannya."

"Saya harap kami bisa menikmatinya dalam waktu lama, karena dia begitu berharga untuk tim."

martin odegaard - croatia 5 norway 1 - euro2016 qualifier - 28032015Igor Kralj/Pixsell

Dengan kepercayaan diri yang tinggi, Odegaard juga memperlihatkan kejeniusan di level internasional dengan mencatat satu gol dan dua assist dalam enam penampilan bersama Norwegia. 

Catatan-catatan impresif tersebut memang belum terlihat ketika dia berkostum Los Blanncos, namun Odegaard sudah memberi isyarat kemampuan untuk memberi kontribusi yang besar di Santiago Bernabeu. 

Pernah mencicipi pengalaman berlatih dengan tim sebesar Liverpool, Bayern Munich dan Manchester United untuk bergabung ke Stromsgodset pada 2014, El Real cukup beruntung memenangkan perburuannya. 

Pada awalnya Odegaard tampil memperkuat Castilla, Odegaard bukan pemain asing bagi Zinedine Zidane yang secara terbuka mengagumi kemampuannya. 

Martin Odegaard Real Madrid 29042015Getty Images

"Saya berlatih bersama tim utama dan bermain untuk tim cadangan ketika Zidane jadi pelatih," kata Odegaard pada AD di awal 2019. 

"Bekerja di bawah komando Zidane sungguh menyenangkan tetapi terkadang tidak terlalu bagus untuk kepercayaan diri ketika dia memperlihatkan kami bagaimana cara bermain di situasi tertentu... Teknik luar biasa!"

Setelah mengawali kiprah yang positif bersama Sociedad, bisa dikatakan Odegaard kembali diperhitungkan oleh Zidane. 

Odegaard memulai aksi bersama Madrid dengan cara yang kurang apik. Pemain sarat bakat ini diturunkan ke bench Castilla di musim pertamanya karena dinilai gagal beradaptasi dengan gaya bermain tim. 

Dua tahun kemudian dia kembali ke tim cadangan Madrid, tetapi hanya mencatat dua penampilan bersama tim utama sebelum dipinjamkan ke SC Heerenveen pada Januari 2017. 

Lagi, Odegaard butuh waktu untuk beradaptasi. Perkembangannya dinilai lambat sebelum dipinjamkan lagi ke tim Eredivisie lainnya, Vitesse. 

Martin Odegaard SC Heerenveen

Mengakhiri musim 2018/19 dengan sembilan gol dan 12 assist, Odegaard masuk dalam daftar Tim Eredivisie - satu-satunya pemain di luar Ajax dan PSV yang menembus starting XI. 

Dengan status gemilang tersebut, Odegaard memilih kembali ke Spanyol dan mengakui menembus skuad utama Real Madrid adalah prioritasnya di masa depan. 

"Tujuan saya adalah bermain untuk Real Madrid. Itulah alasan mengapa saya bersedia bergabung, suatu saat nanti saya ingin bermain di sana," kata Odegaard pada TV2 pada September. 

"Dalam dua tahun terakhir saya merasakan perkembangan pesat. Saya sudah lebih baik, dewasa dan lebih kuat."

Martin Odegaard Real MadridGetty

"Jika dibandingkan dengan pertama kali ke Spanyol, sekarang saya merasa lebih baik. Tetapi di akhir musim lalu, saya merasa akan lebih baik untuk tidak kembali ke Madrid."

"Di sana terlalu banyak pemain dengan nama besar dengan kompetisi yang sengit. Jelas, saya lebih baik meminta untuk dipinjamkan."

Dipinjamkan... Sebuah keputusan penting dalam ambisi jangka panjang Odegaard yang ingin membela Rel Madrid. Sekarang bintang Norwegia ini terlihat apik dan masih bisa melanjutkan perkembangannya.

Iklan