Rodrygo Real Madrid 2021-22Getty Images

Untuk Masa Depan Atau Sekarang: Para Wonderkid Jadi Kunci Real Madrid Memulai Liga Champions Dengan Sempurna

Statistik pertandingan: Inter Milan 0-1 Real Madrid

Sementara itu, banyak orang di Spanyol yang mencemooh Real Madrid setelah mereka menghabiskan dana sebesar €90 juta untuk Vinicius Junior dan Rodrygo Goes.

Dua winger asal Brasil tersebut gagal tampil konsisten selama dibawah asuhan Zinedine Zidane, dan bayang-bayang Cristiano Ronaldo terus menghantui Madrid, khususnya, mengingat bahwa Eden Hazard hanya 'bersahabat' dengan cedera.

Sejak tiba di Santiago Bernabe Hazard terus-terusan absen di setiap pertandingan dan secara bersamaan performa duo Brasil tersebut masih angin-anginan, tapi sejak awal musim ini, mereka telah mendapatkan peran krusial untuk Carlo Ancelotti dan Los Blancos.

Vinicius menyarangkan empat gol pada empat pertandingan pertama La Liga untuk membawa Madrid memuncaki klasemen, dan sekarang Rodrygo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89, membuat Madrid menang 1-0 atas Inter Milan dan itu berarti besar bagi pasukan Don Carlo dalam mengawali Liga Champions.

Madrid memulai musim ini bak jagoan, dengan gol bisa tercipta lewat kedua sisi serangannya, tetapi dengan adanya Ancelotti, perubahan pasti ada.

Sang manajer tidak banyak bicara ketika bertemu dengan juara Italia tersebut dan merebut tiga poin di San Siro, yang jika dilihat itu menjadi laga terberat Los Blancos di fase grup Liga Champions.

Ancelotti mengucapkan terima kasih kepada penjaga gawang Thibaut Courtois, dengan pemain internasional Belgia tersebut melakukan sejumlah penyelamatan untuk membuat pasukan Simone Inzaghi frustrasi.

Kemudian, sang manajer melakukan perubahan dengan memasukkan Rodrygo dan Eduardo Camavinga. Keduanya menjadi aktor kemenangan Madrid, di mana eks Rennes itu dengan tenang memberikan umpan manja, sebelum pemain Brasil tersebut berhasil menjebol jala Samir Handanovic.

Rodrygo Real Madrid 2021-22Getty Images

Tidak dapat disangkal bahwa gol itu tercipta dari kesabaran dalam membangun serangan. Kesalahan Nerazzurri dimanfaatkan oleh Madrid dengan sangat baik.

"Inter lebih sering menyerang, mereka memiliki banyak peluang," kata Courtois usai pertandingan. "Kami berbicara dengan pelatih dan pemain satu sama lain, dan di babak kedua kami mengalami peningkatan."

Bagaimanapun, di Liga Champions, merebut kemenangan dari tim yang menguasai pertandingan pasti sangat memuaskan.

Mengingat kondisi keuangan tim asal Spanyol itu sering dibandingkan dengan Paris Saint-Germain dan Manchester City, membuat para pemain muda tampil pada saat ini dan itu pasti sangat menyedihkan bagi Madrid. Mereka semua adalah pemain yang akan terus berjuang sepanjang musim ini dan seterusnya.

Madrid tidak melakukan perubahan besar di skuadnya dalam beberapa tahun belakangan karena itu sudah bisa mencapai kesuksesan, tapi dengan hengkangnya dua bek tengah Sergio Ramos dan Raphael Varane musim panas ini, banyak dari susunan sebelas pertama Ancelotti tidak terlihat pada posisi favorit mereka selama setengah dekade terakhir.

Anak asuh Inzaghi mampu keluar dari kawalan dengan cepat, namun Courtois melakukan pekerjaannya dengan sangat baik, membuat Edin Dzeko dan Lautaro Martinez jengkel ketika berhadapan dengannya di depan gawang, malam itu adalah pertandingan yang sibuk bagi sang kiper, yang harus selalu siap dan fokus sepanjang laga.

Karim Benzema Real Madrid 2021-22Getty Images

Mantan penggawa Chelsea tersebut mendapat kritik pada awal-awal kariernya di Santiago Bernabeu karena performanya yang tidak konsisten di bawah mistar, tetapi setelah beberapa tahun dia menjadi pilihan utama untuk Madrid - itu bukan hanya karena dia menganakan no.1.

Untuk waktu yang lama, usahanya telah membuat Madrid mengamankan poin berharga, tapi Camavinga dan Rodrygo menjadi opsi yang lebih menarik.

Untuk Inter, dia adalah wajah yang tidak asing. Musim lalu Rodrygo adalah pencetak gol penentu kemenangan 3-2 Madrid di fase grup.

"Di Liga Champions saya selalu melakukan yang terbaik, saya sangat suka bermain di kompetisi ini," kata Rodrygo.

Kata-kata itu akan menenangkan publik Santiago Bernabeu. Masih dengan rekor 13 kemenangan, Madrid memang lahir untuk komoetisi ini. Dan musim ini akan terus berlanjut dan jelas, itu tidak akan mudah.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0