Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengonfirmasi bahwa pihak klub telah mengajukan tawaran untuk Neymar sebelum sang pemain meninggalkan Santos ke Barcelona.
Perez membeberkan bukti di persidangan Neymar setelah perusahaan investasi Brasil, DIS,—yang memiliki 40 persen hak atas Neymar—telah mengajukan gugatan terhadap Barcelona terkait kompensasi transfer asli bintang PSG itu.
"Saya tidak tahu Neymar, saya tidak pernah berbicara dengannya secara pribadi. Kami tertarik untuk mengontraknya sekitar 10 tahun lalu. Pada 2011, Real Madrid mengajukan tawaran kepada Santos untuk Neymar. Saya yakin itu di angka €45 juta. Itu tertulis di rangkuman,” ucap Perez.
“Para pemain pergi ke mana pun mereka ingin pergi. Saya pikir Neymar ingin pergi ke Barcelona dan itulah mengapa dia pindah ke Barcelona. Tawaran pada 2011 adalah € 45 juta, bukan € 60 juta.”
"Saya tidak tahu atau ingat apakah DIS punya hak atas Neymar. Saya ingat mereka mengirimi kami surat. Saya tidak ingat pernah bertemu atau berbicara dengan Juan Figer. Saya tidak ingat apa-apa. Kami telah menyediakan semua dokumentasi. Saya tidak terlibat apa pun. Saya kira kami tidak menanggapi surat DIS karena kami tidak punya apa-apa untuk dikatakan.”
"Kami tidak memainkan peran yang sangat aktif dalam negosiasi ini. Saya telah berada di Real Madrid selama 18 tahun dan semua penawaran yang kami berikan kepada para pemain telah transparan. Semua pertanyaan di Real Madrid ini ditangani oleh manajemen olahraga,” pungkasnya.
Adapun Neymar didatangkan Barca dari Santos pada musim 2013/14 senilai €88 juta. Ia hengkang ke PSG pada 2017 sebesar €222 alias dengan status pemain termahal di dunia hingga detik ini.
